oleh

Jemput Bola Pelunasan Biaya Haji

-Ragam-1.500 views

RADARSULBAR.CO.ID — Kantor Wilayah Kementerian agama (Kemenag) Sulawesi Barat terus mengawal progres pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2019 di sejumlah perbankan.

Beberapa laporan menyebutkan bahwa penuntasan BPIH yang harus melalui perbankan, membuat beberapa Calon Jamaah Haji (CJH) menemui kendala. Utamanya mereka yang menetap di pelosok Sulbar.

Menurut Kepala Kanwil Kemenag Sulbar, Muflih B Fattah peran unit-unit perbankan dalam menjemput pembayaran akan sangat membantu para CJH. Sebab, hingga Senin 25 Maret, pelunasan BPIH, dari 1.448 kuota Sulbar masih menyisakan 880, atau 60 persen belum lunas.

Paling banyak jamaah asal Mamasa dan Mamuju tengah (Mateng). “Masih kurang bank disana,” tegas Muflih, Selasa 26 Maret.

Karena itu, koordinasi intensif dengan pihak perbankan mitra BPIH, terus dibangun oleh pihak Kemenag. “Ini sampai tanggal 15 April pelunasan. Kemudian masih ada tahap ke II. Dan kita terus mendorong agar proses pembayaran di perbankan berjalan lancar,” sambungnya.

Kemarin, Kakanwil juga melakukan pemantauan di beberapa bank cabang yang menjadi mitra pelunasan BPIH. Pimpinan Cabang BRI Mamuju, Dipo Satria Alam mengatakan, melalui jaringan bank BRI di beberapa kabupaten, pihaknya telah memrogramkan layanan maksimal terkait BPIH.

“Terima kasih kepada Kemenag yang telah memberikan kepercayaan kepada kami. Kita pastikan ini proses BPIH berjalan sesuai harapan,” ungkapnya. (imr/**)

Komentar

News Feed