oleh

Jelang PTM di Polewali Mandar, Vaksinasi Pelajar Digenjot

POLMAN — Vaksinasi Covid-19 untuk pelajar menjadi salah satu tahapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Sekaligus untuk mendukung capaian target vaksinasi, agar terbentuk kekebalan kelompok (herd immunity) di kabupaten ini.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Polman, Andi Masri Masdar mengaku, mulai Senin 6 September akan dilakukan PTM secara terbatas bagi sekolah yang memenuhi kreteria surat edaran empat menteri.

Dikatakan, vaksinasi itu sangat penting dalam rangka meningkatkan kekebalan dalam tubuh. Sehingga membuat tidak mudah diserang penyakit atau virus korona.

Sekolah bisa bekerjasama dengan Puskesmas atau Dinkes untuk melakukan vaksinasi bagi anak-anak yang belum divaksin. Disdikbud Polman akan memfasilitasi dengan bekerjasama dengan Puskesmas terdekat.

“Sekolah bisa berkoordinasi dengan Puskesmas jika ingin menggelar vaksinasi bagi pelajar,” ujar Andi Masri Masdar saat jadi pembicara dalam program Talk Show Ikatan Guru Indonesia (IGI) Polman, Sabtu 4 September.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Polman, Andi Suaib Nawawi mengungkapkan pihaknya akan menggejot vaksinasi Covid-19 kepada seluruh masyarakat. Termasuk bagi kalangan pelajar. Sehingga, herd immunity segera terbentuk di Polman.

Dinkes Polman, kata Suaib Nawawi, menargetkan setiap pekan 3.000 dosis untuk vaksinasi pelajar. “Tetapi itu tergantung juga stok vaksin. Untuk pekan ini kita siapkan 3.000 dosis,” ujar Suaib Nawawi.

Dinkes Polman sudah berkoordinasi dengan Disdikbud Polman untuk pelaksanaan vaksinasi kalangan pelajar. Rencananya akan dimulai Senin 6 September bertepatan dengan mulainya PTM.

Selain menyasar sekolah naungan Disdikbud juga akan mengenjot vaksinasi di sekolah madrasah naungan Kementerian Agama termasuk pondok pesantren.

Selain itu, untuk mengenjot vaksinasi, Andi Suaib Nawawi meminta masyarakat mendatangi puskesmas terdekat atau pusat vaksinasi. Supaya bisa mendapat suntikan vaksin Covid-19.

Dia pun mengucapkan terima kasih atas sinergi yang baik antara kepolisian dan TNI serta Satgas Covid-19. Sehingga pelaksaaan vaksin terus digalakkan.

Target sasaran vaksinasi pelajar atau remaja usia 12 hingga 17 tahun di Polman mencapai 53.067 orang. Hingga 2 September lalu, capaian vaksinasi remaja dosis pertama 1.357 orang atau 2,57 persen. Kemudian dosis kedua baru 22 orang atau 0,04 persen.

Sementara secara keseluruhan sasaran vaksinasi di Polman sebanyak 370.054 orang dimana sudah vaksin dosis pertama sebanyak 67.715 orang atau 18,30 persen dan dosis kedua 31.090 orang atau 8,40 persen.

Suaib tak lupa mengingatkan, masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) 5M. Yaitu menjaga jarak, menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun sesering mungkin, mengurangi mobilisasi dan menghindari kerumunan. Meskipun, telah mengikuti vaksinasi. Itu sebagai upaya terius menjaga agar virus ini tidak tembus, dan menyebabkan penyebaran Covid-19 kembali meningkat. (mkb/dir)

Komentar

News Feed