oleh

Jamaah Umroh Dipulangkan, Kemenang Mateng Belum Tahu

TOPOYO – Jamaah umroh dari Mamuju Tengah (Mateng) yang tertahan, kabarnya telah dipulangkan.

Namun, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Mateng, mengaku belum mendapatkan informasi terkait pemulangan itu.

Bahwa kebijakan pemulangan tersebut sehubungan dengan kebijakan Pemerintah Arab Saudi, terkait pemulangan 22 negara jamaah umroh di Mekkah.

Kepala Seksi Haji dan Bimbingan Masyarakat Islam Mateng, Bunawal Ismail Daimun mengatakan, yang mengetahui keberangkatan jamaah umroh itu adalah jasa travel perjalanan umroh.

“Kemenag hanya melayani calon jamaah umroh yang meminta surat pengantar pembuatan pasport. Nah yang mengurus itu ada 47 orang tahun 2020,” kata Bunawal, Senin 2 Maret.

Selebihnya, lanjut Bunawal, Kemenag tidak mengetahui seluk-beluk jamaah umroh. Namun demikian, ia berharap agen travel melaporkan kondisi jamaah umroh. Baik yang dipulangkan maupun yang gagal berangkat.

“Kami minta kerjasamanya untuk seluruh agen travel perjalanan umroh di Mateng, agar menginformasikan kondisi jamaahnya,” pinta Bunawal.

Pemilik jasa travel Al-Jasiah, Muratno mengatakan, sebanyak 60 orang jamaah umroh yang mendaftar di travelnya tidak dipulangkan.

Pemberabgakatan 24 Februari, kemudian kembali 14 Maret mendatang.

“Alhamdulillah, menurut informasi tim umroh kami di sana, jamaah masih menjalankan serangkaian ibadah,” aku Muratno.

Jadwal pemberangkatan untuk Maret sudah dibatalkan. Saat ini menunggu penjadwalan ulang hingga kebijakan pemerintah Arab Saudi dicabut.(m6/jsm)

Komentar

News Feed