oleh

Jadilah Pahlawan Kesehatan

POLEWALI MANDAR–Memperingati hari Pahlawan 10 November, ada yang cukup menarik di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. KBPP (Keluarga Besar Putra-Putri) Polri mengajak masyarakat untuk menjadi pahlawan kesehatan di masa pandemi COVID-19 ini.  

Ajakan KBPP-Polri bersama Polres Polewali Mandar ini, supaya masyarakat taat menjalankan protokol kesehatan dan membiasakan diri memakai masker, menjaga jarak, serta mencuci tangan dengan sabun di air mengalir.

Jadilah Pahlawan Kesehatan

Kapolres Polewali Mandar, AKBP Ardi Sutriono, berharap masyarakat Polewali Mandar menjadi pelopor protokol kesehatan untuk mencegah COVID-19. ”Kita mengajak masyarakat untuk menjadi pahlawan kesehatan dalam rangka mencegah COVID-19,” jelas Sutrisno.

KBPP Polri bersama Kapolres Polman serta jajarannya melakukan sosialisasi protokol kesehatan ini, juga bagi-bagi masker kepada masyarakat. Termasuk menyambangi Markas Kipan B Yonif 721 Makkasau dengan mengajak prajurit TNI melakukan pembagian masker di jalan.

Tak sampai disitu saja. Mereka juga mendatangi masjid terbesar di Polewali Mandar, Masjid Agung Syuhada di Pekkabata. Bahkan, hingga bagi-bagi masker kepada para mahasiswa yang sedang unjuk rasa di Kantor PUPR Pemkab Polewali Mandar.

“Kami turut berbangga dan berterima kasih atas peran serta KBPP Polri di mana mereka peduli terhadap pencegahan penyebaran virus COVID-19 di Polman,” ungkap Sutriono.

Menurutnya, Polres Polewali Mandar akan selalu siap membantu segala kegiatan yang dilakukan untuk kepentingan masyarakat. Terlebih gerakan ini adalah wujud rasa kepahlawanan dengan mengalahkan COVID-19.

Ketua Resort KBPP Polri, Polewali Mandar, Sukriwandi mengatakan, KBPP Polri bersama Polres Polewali Mandar, mengajak warga menjadi pahlawan dengan mengalahkan penyebaran COVID-19, hanya dengan mengikuti protokol kesehatan ketat.

“Bagi-bagi masker di hari Pahlawan ini dimaksudkan untuk mengajak masyarakat jadi pahlawan dengan mengikuti protokol kesehatan, hingga mata rantai penularan COVID-19 dapat diputus,” kata Sukriwandi. ***

Komentar

News Feed