oleh

Ibu Menyusui Boleh Divaksin

MAMASA – Kelompok lanjut usia, komorbid, penyintas Covid-19 dan ibu menyusui dengan syarat tertentu akhirnya memperoleh kesempatan untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Hal ini tertuang dalam Surat Edaran Kementerian Kesehatan Nomor HK.02.02/I/368/2021, tanggal 11 Februari 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 pada Kelompok Sasaran Lansia, Komorbid dan Penyintas Covid-19, serta Sasaran Tunda.

Dengan kondisi tubuh atau kesehatan yang lebih berisiko, maka ada syarat khusus yang harus diperhatikan sebelum divaksinasi. Seperti wajib melakukan pemeriksaan riwayat kesehatan tambahan terlebih dulu.

Koordinator Imunisasi Puskesmas Bambang Yopi Sarmali menyampaikan berdasarkan surat edaraan Kementerian Kesehatan memperbolehkan vaksinasi untuk ibu menyusui.

Selain ibu menyusui, kata Yopi, vaksin Covid-19 juga dapat diberikan kepada lansia, komorbid dan penyintas Covid-19, serta sasaran tunda.

“Bagi penerima vaksin yang tertunda saat screening pertama dikarenakan tekanan darah naik, dapat kembali divaksin setelah tekanannya turun,” jelas Yopi.

Ia mengaku, syarat penerima vaksin tetap masih seperti yang lalu. “Tetap mengacu seperti aturan kemarin, kecuali yang masuk dalam daftar surat edaran Kementrian Kesehatan,” tambahnya.

Telah terhitung sebanyak 54 orang Nakes yang dilakukan vaksinasi dari 67 orang sasaran Nakes di Puskesmas Bambang.

Yopi menyebutkan dan 67 orang sasaran Nakes tersebut, yang belum terdata sekitar 10 orang. Karena 10 orang tersebut petugas baru sehingga belum terdata.

Ia menambahkan, vaksinasi yang tertunda atau tidak diberikan, dikarenakan hamil dan ada pula bermasalah karena ginjal, bahkan yang terlanjur ditolak oleh aplikasi. (r4/mkb)

Komentar

News Feed