oleh

Ibadah Ramadan, Patuhi Syariat dan Prokes

MAMUJU – Meski masih dalam masa pandemi covid-19, pemerintah membolehkan pelaksanaan ibadah Ramadan, seperti salat tarawih, secara berjamaah di mesjid.

Namun demikian, pelaksanaan ibadah di bulan suci Ramadan ini harus merujuk pada Surat Edaran (SE) Kementerian Agama (Kemenag) nomor 03 tahun 2021. Di dalamnya, tertuang panduan ibadah yang memenuhi aspek syariat dan protokol kesehatan (Prokes).

Ibadah Ramadan, Patuhi Syariat dan Prokes

Kepala Kemenag Mamuju, Syamsuhri Halim, mengatakan, mengingat kondisi pandemi belum berakhir, pelaksanaan ibadah tahun ini mesti mengutamakan prokes.

“Dalam SE itu sudah jelas, pelaksanaan buka puasa dan sahur dilakukan di rumah masing-masing bersama keluarga. Kalau mau buka bersama, maksimal 50 persen dari kapasitas ruangan yang digunakan, untuk menghindari kerumunan,” kata Syamsuhri saat dikonfirmasi Radar Sulbar, Senin 12 April.

Ia juga menyampaikan, petugas atau pengurus mesjid memastikan penerapan prokes. Dan menyampaikan hal itu ke masyarakat, serta menyiapkan fasilitas penunjang prokes. “Mereka juga harus rutin melakukan penyemprotan desinfektan di mesjid,” ujar Syamsuhri.

Ia berharap, seluruh masyarakat melaksanakan ibadah dengan khusuk, meskipun masih dalam masa pemulihan bencana gempa bumi. “Semoga semua senantiasa diberi kesehatan, sehingga bisa menjalankan ibadah puasa hingga akhir,” tutupnya. (res/dir)

Komentar

News Feed