oleh

Hari ke-150

TEPAT 150 hari yang lalu dari hari ini. Gempa bumi berkekuatan 6,2 magnitudo. Mengguncang dua kabupaten di Sulawesi Barat. Majene dan Mamuju. Pada Jumat 15 Januari pukul 02,28 Wita. Berdasarkan rilis BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) yang dikutip media (3 Februari). Korban jiwa tercatat 106 orang. Luka berat 278, luka ringan 8.971. Gempa tektonik Jumat dinihari itu. Merupakan gempa susulan berkekuatan 5,9 magnitudo. Yang terjadi sekira 12 jam sebelumnya. Yaitu pada Kamis 14 Januari pukul 14:35 Wita.

Puluhan ribu warga mengungsi. Ke tempat yang lebih aman. Mereka dihantui gempa susulan. Apalagi, saat itu banyak informasi berseliweran mengenai gempa. Bahkan tsunami. Ribuan rumah dan bangunan mengalami kerusakan diguncang gempa. Pemerintah mengategorikan tiga jenis kerusakan. Rusak berat, sedang, dan ringan.

Para korban meninggalkan rumah mereka. Selain lantaran dihantui ketakutan gempa susulan. Apalagi berseliweran informasi yang tidak jelas sumbernya. Tentang tsunami. Mereka merasa lebih aman di pengungsian. Walau dengan kondisi serba terbatas dan memprihatinkan. Ketimbang bertahan di rumah yang berantakan diguncang gempa. Para korban dijanjikan juga bantuan sesuai tingkat kerusakan rumah mereka.

Selain kerusakan rumah warga. Kondisi yang sama terjadi pada bangunan pemerintah dan swasta. Serta infrastruktur vital di berbagai tempat. Kantor Gubernur Sulawesi Barat yang merupakan simbol pemerintahan rubuh gedung utamanya. Kerusakan juga terjadi pada gedung DPRD. Begitupun bangunan pemerintah lainnya. Dan bangunan swasta. Kerugian materil mencapai 900 miliar rupiah.

Ketakutan warga terhadap gempa susulan. Tidak terlepas dari sejarah gempa bumi tektonik yang pernah terjadi. Beberapa kali sebelumnya di daerah ini. Bahkan, ada yang disertai tsunami dan menelan banyak korban jiwa.

Dilansir dari Kompas.com (15/1), BMKG (Badan Meteoroli, Klimatologi, dan Geofisika) menyebutkan bahwa gempa pada 14 dan 15 Januari. Hampir serupa dengan sejarah gempa yang menimbulkan tsunami. Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setio Prayitno. Mengatakan gempa yang terjadi merupakan pengulangan gempa sebelumnya. “Berdasarkan sejarah episenter gempa Majene 14-15 Januari ini. Sangat berdekatan dengan sumber-sumber gempa yang memicu tsunami. Yang mengakibatkan kerusakan dan korban jiwa,” katanya.

Sekedar mengingatkan. Bencana alam gempa bumi pertama di daerah ini. Terjadi di Polewali Mandar pada 11 April 1967. Gempa di daerah yang dulu bernama Polewali Mamasa berkekuatan M 6,3. Gempa saat itu disertai tsunami. Tercatat 13 korban jiwa. Sejarah gempa serupa terjadi dua tahun kemudian. Di wilayah Kabupaten Majene. pada 23 Februari 1969. Berkekuatan M 6,3.

Komentar

News Feed