oleh

Hari Ini Tujuh Kafilah Ikuti Enam Cabang Lomba

BESOK, MTQ XXVIII Padang masuki babak final. Hari ini, tujuh utusan Sulbar mengeluarkan akan kemampuan terbaiknya.

Laporan: Adhe Junaedi Sholat, (Padang, Sumatera Barat)

Hari Ini Tujuh Kafilah Ikuti Enam Cabang Lomba

Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Sumatera Barat, sisa dua hari. Kafilah Sulbar masih memiliki kesempatan menginjakkan kaki di babak final pada Kamis 19 November.

Meraih medali pada MTQ ke-28 tentu bakal menjadi kado spesial bagi Sulbar. Pelaksanaannya di tengah pandemi Covid-19 juga tentu menjadi catatan khusus kafilah.

Titik balik keberhasilan.

Itulah yang menjadi motivasi Kafilah Sulbar. Paling tidak, masuk enam besar setiap cabang lomba. Enam besar itulah yang kemudian nama peserta bakal diabadikan di Kementerian Agama (Kemenag) RI sebagai peserta MTQ.

Tak heran, selama babak penyisihan awal hingga menjelang akhir, Kafilah Sulbar sudah memberikan kejutan dari beberapa cabang. Terutama Qiraat Sab’ah Murattal dewasa putri, Hifzhil Al-Quran 1 dan 10 Juz Tilawah, dan Qiraat Sab’ah Mujawwat.
Meskipun, tak sedikit juga Kafilah Sulbar dari cabang lain sudah tersingkir.

Sulbar, kalau tetap bisa menjaga ritme dan suara. Tetap fokus dan optimis dan tidak memikirkan hal-hal di luar teknis, besar peluang kejutan-kejutan itu berlanjut hingga ke babak final. Membuka mata Indonesia untuk menoleh ke Provinsi Sulbar.

Sedikitnya ada enam Kafilah Sulbar berpotensi masuk enam besar. Bahkan satu diantaranya malah berpeluang meraih medali perak atau berada di posisi kedua.
Adalah Sahariah Syua yang mengagetkan pelatih dan pendampingnya ketika mentas di cabang Qiraat Sab’ah Murattal dewasa di Masjid Agung Nurul Iman di Jl Imam Binjol, Kota Padang.

Sahariah sukses mengungguli kafilah dari Provinsi Sumatera Utara, Jambi, Kepulauan Riau dan Sulawesi Tenggara.

Jika posisi Sahariah tidak tergeser provinsi lain yang masih bakal tampil hari ini, bisa dipastikan Sulbar mengantongi medali perak dari cabang tersebut.

Kalau di babak final Sahariah berhasil mengungguli peringkat atas DKI Jakarta, Sulbar dapat medali emas di MTQ tahun ini.

Di cabang lain ada Nur Hanisah pada Hifzhil Al-Quran 1 Juz dan Tilawah, Yusriadi pada Hifzhil Al-Quran 10 Juz, Sirajuddin pada Hifzhil Al-Quran 30 Juz dan Firman serta Rasmiani pada Qiraat Sab’ah Mujawwat.

Mereka untuk sementara juga masuk dalam posisi enam besar. Jika posisi tak berubah hingga babak final, hampir dipastikan juga mendapat gelar juara harapan satu, dua dan tiga.

Kemarin, sekira delapan orang Kafilah Sulbar dari lima cabang berkesempatan menunjukkan kemampuannya. Cabang Qiraat Sab’ah Murattal putri, Tilawah Dewasa putri, Syarhil Qur’an putra, Khat Al-Quran Hiasan Mushaf putra putri dan Cacat Netra.
Semua sukses unjuk gigi. Hasilnya, baru akan diumumkan paling lambat hari ini.

Kepala Biro Kesra Sulbar, Bujaerammy Hasan mengatakan, meskipun Kafilah Sulbar belum memberikan hasil memuaskan, namun itu sudah pencapaian luar biasa. Di beberapa cabang lain, ada harapan. Ada peluang juara.

“Hingga hari ke tiga, Kafilah Sulbar di cabang Murattal dewasa di posisi kedua. Mudah-mudahan tidak terlampaui. Ada harapan di situ,” kata Bujaerammy, ketika memantau Kafilah Sulbar di Masjid Agung Imam Bonjol, salah satu tempat perlombaan, Selasa 17 November.

Cabang Qiraat Sab’ah Murattal satu-satunya cabang yang diikuti Sulbar paling berpotensi menyumbangkan medali melalui Kafilahnya, Sahariah.

Kata Official Cabang Qiraat Sab’ah Muratta, Budi, hingga sore ini (kemarin) Sahariah belum tergeser. Semoga saja berlanjut hingga babak final. Paling tidak, bisa masuk tiga besar. Saingan terberatnya DKI Jakarta yang berada di posisi pertama.

“Yang dinilai dari cabang ini adalah tajwidnya, suaranya, lagunya. Yang nilai, ada tujuh orang dewan hakim. Cabang ini ada empat kafilah. Dua putra dan dua putri,” sebut Budi.

Pendamping Kafilah Sulbar, Sukri Mondang menilai jika Kafilah Sulbar belum begitu familiar dengan sistem perlombaan saat ini. Padahal, memiliki potensi besar. “Beruntung masih ada cabang lain. Sulbar masih memiliki harapan,” ujar Sukri, meyakinkan.

Hari ini, Kafilah Sulbar masih akan tampil. Ada enam cabang yang bakal diperlombakan. Tujuh orang Kafilah diharap bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya agar bisa masuk ke babak final, Kamis 19 November. (***)

Komentar

News Feed