oleh

Harga Cabai Melonjak

TOPOYO – Harga cabai mengalami lonjakan yang cukup tajam. Pekan lalu harga cabai berkisar Rp 17 ribu per kilogram (kg). Namun Rabu 29 Januari, naik menjadi Rp 22 ribu per kg untuk cabai rawit dan cabai besar.

Naiknya harga cabai sangat berdampak pada warga, termasuk usaha kuliner. “Kalau cabai kecil harganya masih relatif murah. Cuma masalahnya kami lebih banyak menggunakan cabai rawit dan cabai besar,” kata salah seorang pemilik rumah makan, Insania, Rabu 29 Januari.

Salah seorang penjual cabai, Rahmi, tak menampik akan kenaikan harga cabai di pasaran. Menurutnya, itu dikarenakan stok dari distributor mengalami penurunan.

“Pedagang eceran dibatasi membeli banyak. Karenanya terjadi lonjakan harga,” sebutnya.

Produksi cabai petani lokal juga mengalami penurunan, akibat hujan yang membuat tanaman cabai mereka membusuk,” kata Rahmi.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Mateng, Bahri Hamzah, mengaku belum mengetahui kenaikan harga tersebut, pihaknya baru berencana menurunkan anggotanya untuk melakukan pemantauan harga.

“Itu belum sampai ke saya laporannya. Saya berencana menurunkan anggota memantau kondisi di lapangan agar saya bisa membuat kesimpulan,” singkat Bahri. (anj.jsm)

Komentar

News Feed