oleh

Guru: Garda Terdepan Pencegahan Covid-19

-Opini-1.494 views

Oleh: Roberth Pabotak, S.Pd., M.M. (Guru Teknik Audio Video SMKN 1 Sumarorong, Mamasa)

TUGAS dan tanggung jawab guru sebagai pendidik, termuat dalam Undang-undang (UU) Nomor 20 Tahun 2003 pasal 39 ayat 2.

Dalam pasal itu menyebutkan, guru merupakan tenaga profesional yang bertugas merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melakukan pembimbingan dan pelatihan, serta melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Dengan tugas dan tanggung jawab yang dimiliki, tentu menuntut adanya interaksi setiap hari antara guru dan peserta didik. Kontinuitas interaksi ini memberi ruang dan waktu bagi guru dalam memberikan informasi tentang protokol kesehatan yang diawali dengan membiasakan diri melakukan 3M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak) dan menanamkan nilai-nilai positif dalam diri setiap peserta didik agar nantinya lahir kebiasaan-kebiasaan positif yang dapat menjadi budaya baik untuk bangsa.

Dalam masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), interaksi pembelajaran antara guru dan peserta didik terus berjalan walaupun dengan cara, metode dan strategi baru.

Interaksi pembelajaran yang sebelum pandemic covid-19 dilakukan dengan proses pembelajaran tatap muka langsung di kelas dan sekolah harus berubah dengan proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) melalui pembelajaran daring maupun pembelajaran luring.

Kendatipun interaksi pembelajaran berlangsung secara virtual atau non tatap muka, kehadiran guru tetap ada dan nyata dalam kehidupan peserta didik. Melalui kehadiran guru dalam proses pembelajaran maka proses pemberian informasi dan pemahaman akan pentingnya menaati protokol kesehatan dalam pencegahan covid-19 dapat dilakukan.

Peserta didik menganggap guru sebagai idola, panutan, teladan, sehingga yang diucapkan, seluruh tingkah laku dan perilaku gurunya akan ditiru dan dipatuhi. Bahkan mereka lebih mengikuti apa yang disampaikan oleh gurunya dibandingkan orang tua.

Sebagai contoh: guru memberikan PR kepada peserta didik. Sebelum memberikan PR, guru memberi tahu cara mengerjakannya. Selanjutnya peserta didik minta tolong kepada ibunya atau ayahnya membantu mengerjakan PR. Walaupun jawabannya sama tapi jika cara mendapatkan jawaban tersebut berbeda dengan gurunya maka dia akan bereaksi menolak dan menganggap cara gurunya lebih tepat. Bahkan dia ingin agar cara dari gurunya yang diterapkan.

Dari peristiwa di atas maka dapat ditarik kesimpulan bahwa peran guru sangatlah penting dalam mengedukasi peserta didiknya. Setiap peserta didik akan meniru apa yang dilakukan, apa yang disampaikan oleh gurunya. Melalui interaksi pembelajaran yang dilakukan, guru dapat memberikan contoh, teladan, praktik-praktik baik dalam kehidupan sehari-hari dan memberi pengetahuan, memberi informasi dalam proses pembelajaran akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan dengan selalu melakukan 3M.

Pesan ini harus terus guru sampaikan pada setiap pembelajaran, karena dengan terus mengulang-ulang maka pesan 3M akan terekam dengan baik dan terus teringat sehingga proses pengaplikasiannya atau praktiknya akan mudah dilakukan.

Hal ini senada dengan yang disampaikan Ir. Harris Iskandar, Ph.D (Widyaprada Ahli Utama, Kemdikbud) dalam WEBINAR KEMDIKBUD: Implementasi Project Based Learning pada Saat Pembelajaran Jarak Jauh, tanggal 19 September 2020 bahwa guru sebagai pendidik merupakan yang paling terdepan dalam memberikan pencerahan kepada masyarakat, kepada anak didik dalam pencegahan covid-19.

Pandemi Covid-19 di Indonesia sudah berlangsung kurang lebih 7 bulan dan belum ada tanda-tanda akan berhenti bahkan semakin hari orang yang terinfeksi virus covid-19 semakin bertambah. Perlu ada upaya nyata untuk menghambat dan mencegah laju penyebaran virus covid-19.

Guru dengan tugas utamanya sebagai pendidik, juga memiliki peran dalam menghambat dan mencegah laju penyebaran virus covid-19. Guru yang setiap hari berinteraksi dalam proses pembelajaran dengan peserta didik memiliki andil bahkan guru merupakan garda terdepan dalam pencegahan covid-19 dengan memberikan edukasi, pencerahan, inspirasi, motivasi kepada peserta didiknya untuk senantiasa menjaga kesehatannya dan melindungi orang lain dari penyebaran virus covid-19. Harapannya pandemi covid-19 dapat segera berakhir dan segala aktifitas kehidupan, roda perekonomian, dan aktifitas pendidikan dapat kembali berjalan normal. (***)

Komentar

News Feed