oleh

Gempa 6,2 SR Guncang Mamuju, Hancurkan Harta Hingga Telan Nyawa

MAMUJU — Gempa tektonik dengan magnitudo 6,2 SR, Jumat 15 Januari 2021, Pukul 02.28 Wita, mengguncang Sulbar. Salah satu dampak paling tarasa di Kabupaten Mamuju, Ibukota Sulbar.

Gempa yang datang pada saat mayoritas warga tengah pulas beristirahat, ditengarai menjadi salah satu penyebab hingga tak sedikit orang yang terjebang di tengah reruntuhan bangunan. Bahkan ada yang dikabarkan meregang nyawa.

Gempa 6,2 SR Guncang Mamuju, Hancurkan Harta Hingga Telan Nyawa

Namun angka korban jiwa belun diketahui pasti. Sebab pihak berwenang, hingga pukul 07.38 Wita, belum ada yang menyampaikan keterangan resmi.

Suasana pagi ini di pusat Kota Mamuju, tampak begitu memilukan. Sejumlah fasilitas ambruk, seperti rumah sakit, kantor pemerintah, hotel, mall, hingga rumah-rumah warga, tak sedikit yang rata dengan tanah.

Gempa 6,2 SR Guncang Mamuju, Hancurkan Harta Hingga Telan Nyawa

Sementara, dikutip dari www.bmkg.go.id, Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno menjelaskan, hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki magnitudo M 6,2. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 2,98 LS dan 118,94 BT atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 6 km arah TimurLaut Majene, Sulbar pada kedalaman 10 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar lokal. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Majene, Mamuju IV-V MMI (getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun), Palu, Mamuju Tengah, Mamuju Utara dan Mamasa III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu). Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg. (ham)

Komentar

News Feed