oleh

Gathering Online ke-38, Kalla Toyota Ajak Customer Mulai Berbisnis

MAKASSAR – Memiliki banyak pertimbangan memang sangat penting sebelum membuka sebuah usaha. Namun, tak boleh berlebihan yang malahan bisa membuat Anda menjadi ragu. Karenanya, berani langsung memulai menjadi lebih baik.

Kalla Toyota kembali menggelar Customer Gathering Online untuk ke-38 kali dengan tema “Bisnis? Mulai Aja Dulu”, Kamis (4/3) mendatang. Tips untuk memulai sebuah bisnis kali ini bakal dibagikan oleh M. Fadhlan Makarim yang merupakan Co-Founder Plepah.

Gathering Online ke-38, Kalla Toyota Ajak Customer Mulai Berbisnis

Plepah sendiri merupakan platform digital yang menyediakan produk, seperti piring dan kemasan makanan lainnya. Namun, uniknya, alat-alat tersebut diproduksi dari limbah organik yang dianggap sampah dan tidak bisa diolah lagi.

Mereka pun melakukan inovasi untuk menjadikan barang-barang tersebut bernilai ekonomi. Pengolahannya pun dilaksanakan melalui pemberdayaan masyarakat sehingga membuat banyak komunitas yang terdampak positif secara kemandirian ekonomi.

“Kallafriends punya ide bisnis, tapi masih bingung mulainya bagaimana atau mau dari mana? Nah, di sinilah tempatnya untuk mencari tahu cara memulai dan menjalankan ide bisnis yang Kallafriends sudah rencanakan tersebut,” ungkap Mifta Farid S Putra, Marketing Manager Kalla Toyota.

Pertemuan virtual ini digelar via aplikasi Zoom dan juga disiarkan melalui akun Youtube Kalla Toyota. Seluruh masyarakat dan pelanggan setia Kalla Toyota yang berada di wilayah Sulsel, Sulbar, Sultra, dan Sulteng bisa bergabung. Cukup mendaftar melalui laman http://bit.ly/Getol38.

Kalla Toyota menghadirkan berbagai program menarik. Bahkan, memiliki unit Toyota impian bisa diwujudkan dalam Customer Gathering Online ini. Bakal ada pengundian lucky draw 1 Unit Toyota Calya sebagai grand prize.

Bagi pelanggan yang melakukan SPK selama acara memiliki kesempatan untuk mendapatkan doorprize berupa sepeda lipat, smartwatch, dan smartphone. Tak hanya itu, akan ada pula hadiah berupa saldo OVO ratusan ribu rupiah.

Sebelumnya, Kalla Toyota mengangkat tema “Mobil Hybrid Tak Kenal Maka Tak Sayang” dalam Gathering Online ke-37, Kamis, (11/2) lalu. Narasumber yang dihadirkan ialah After Sales Operation Department Manager Kalla Toyota, M. Noor Iqbal Yafie.

Iqbal menjelaskan, mobil hybrid merupakan gabungan dari motor listrik dan mesin bensin. Adapun tiga penggerak pada mobil ini ialah mesin, baterai, dan electric motor. Jenis mobil hybrid yang dimiliki Toyota, diantaranya Corolla Cross, C-HR, dan Camry.

“Saat mobil berjalan dalam kecepatan rendah, tetapi tidak ada suara bisingnya sama sekali, yah karena itu motor listrik yang bergerak. Nah begitu baterainya menurun, mesinnya yang bergerak,” jelasnya.

Namun, pada saat mobil dalam kondisi akselerasi tinggi, mesin dan motor listrik sama-sama bergerak. “Makanya mesin hybrid ini lebih powerful. Kemudian, daya yang terbuang, kita serap untuk melakukan charging di baterai hybrid,” ungkap Iqbal.

Dalam customer gathering online tersebut, Kalla Toyota juga menghadirkan langsung salah satu pengguna mobil hybrid, Ifan Rosandy. Ia mengatakan, awalnya dia hanya tertarik pada bodi C-HR saja. Namun, setelah menggunakannya, manfaatnya betul-betul terasa.

“Pada saat pakai mobil yang lama itu rata-rata pemakaian BBM saya Rp2 juta-Rp2,5 juta per bulan. Hanya untuk pemakaian dari rumah ke kantor atau dari Tanjung Bunga ke Jl Gunung Latimojong. Tetapi setelah pakai mobil hybrid, sisa Rp380 ribu-Rp400 ribu dalam tiga minggu,” ungkapnya.

Dengan spirit Semua Lebih Mudah, Kalla Toyota juga hadir memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam memiliki unit Toyota impiannya. Selain berkunjung ke dealer resmi, Kalla Toyota, kini hadir dengan gebrakan baru, yakni kemudahan pelanggan dalam membeli Toyota dengan sistem digital melalui website kallatoyota.co.id. Dengan sistem online, pelanggan akan memperoleh informasi mengenai harga berbagai unit Toyota unggulan. Selain itu, pelanggan juga akan mendapatkan informasi mengenai promo apa saja yang diberikan oleh wiraniaga resmi Kalla Toyota. (rls)

Komentar

News Feed