oleh

Gakkum LHK Amankan Puluhan Kubik Kayu

POLEWALI – Tim Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Wilayah Sulawesi III amankan puluhan kubik kayu di Kabupaten Polman, Kamis lalu. Kayu tersebut milik salah satu pengusaha kayu di Kecamatan Wonomulyo.

Berdasarkan Informasi yang dihimpun, puluhan kubik kayu milik pengusaha berinisial BS ini diambil oleh Tim Gakkum LHK di tempat pengolahan kayu. Ini kali kedua tim Gakum mengamankan kayu diduga ilegal ditempat tersebut. Sebelumnya juga sudah tangkap oleh Gakkum dan pemiliknya BS sendiri saat ini masih menjalani hukuman penjara.

Puluhan kubik kayu yang diduga menyalahi aturan ini sebelumnya diamankan di belakang Kantor KHPL Mapilli Jalan Pembangunan Berlanjut Kelurahan Madatte Kecamatan Polewali. Namun kemudian kayu tersebut dibawah oleh Gakkum ke Mamuju, Sabtu 14 November lalu.

Tetapi pihak UPTD Kesatuan Perlindungan Hutan (KPH) Mapilli ngaku tidak tahu menahu terkait pengakapan kayu tersebut.

Salah seorang atu pegawai KPH Mapilli Mahmud menyampaikan, jika kayu yang dititip sebentar di belakang UPTD KPH Mapilli. Itu merupakan hasil tangkapan yang dilakukan oleh Tim Gakkum bukan KPH Mapilli yang menangkap.

“Bukan KPH yang mengamankan, kayu itu diamankan oleh Gakkum dan dititip sebentar di KPH tapi sudah dibawah oleh Gakkum ke Mamuju,” terang Mahmud.

Lanjutnya, kayu itu diamankan oleh Gakkum sekira hari Kamis sore pekan lalu. Kayu ini milik anaknya BS yang sudah dipenjara.

Terpisah, Kepala UPTD KPH Mapilli Eko Saparianto mengatakan, tidak tahu menahu terkait adanya penangkapan kayu yang dilakukan oleh Gakkum. Ia tidak mengetahui kayu tersebut dititip di KPH pada pekan lalu.

“Saya tidak tahu kalau ada kayu ditangkap nanti saya cek dulu karena saya dalam perjalanan menuju Makassar,” ujarnya.

Salah satu anggota Tim Gakkum LHK Sulawesi III, Indra L Marundu saat dikonfirmasi terkait penangkapan kayu tersebut tidak berkomentar banyak dan hanya menuliskan balasan pesan melalui Whastapp. “Iya pak, ” saat dihubungi via whatsapp. (arf/mkb)

Komentar

News Feed