oleh

Ferdinand Sebut Nama, Jelang Reshuffle Kabinet

JAKARTA–Eks politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean terang-terangan menyebut sejumlah nama beken yang bakal direshuffle oleh Presiden Jokowi dalam waktu dekat.

Dia pun meyakini perombakan Kabinet Indonesia Maju (KIM) bakal terjadi, karena sebelumnya Presiden Ketujuh RI itu sudah pernah menyampaikan ancaman soal reshuffle di sidang kabinet.

Ferdinand Sebut Nama, Jelang Reshuffle Kabinet

“Saya agak mengenal karakter Pak Jokowi. 2014 saya banyak mengikuti perjalanan beliau juga. Jadi kalau menyampaikan seperti itu (ancaman reshuffle) saya percaya beliau akan melakukan,” ucap Ferdinand dikutip dari program NGOMPOL (Ngomongin Politik) JPNN.com yang tayang di channel YouTube JPNN, Selasa 22 Desember.

Menurut pria yang pernah memimpin Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) ini, reshuffle akan dilakukan terhadap beberapa menteri yang tampak tidak bisa bekerja memenuhi ekspektasi Presiden Jokowi.

Terlebih lagi suami Iriana itu memiliki ekspektasi kerja yang tinggi, dan tidak suka melihat orang yang lamban dalam bekerja. Menurutnya, Presiden Jokowi lebih suka kerja cepat.

“Pak Jokowi ini orangnya karakternya begitu yang saya tahu ya. Apakah saya salah atau tidak itu lain hal, tetapi Pak Jokowi yang saya kenal begitu. Harus cepat, cekatan, kalau salah kita perbaiki. Daripada lelet, lambat, tidak ada hasil,” jelas Ferdinand.

Dia juga mengatakan bahwa peristiwa OTT KPK terhadap Menteri KKP Edhy Prabowo pada 25 November lalu makin memperkuat bahwa reshuffle akan terjadi, meskipun sebenarnya nama menteri dari Gerindra ini menurutnya termasuk salah satu yang akan diganti sebelum kena kasus dugaan suap.

“Sebetulnya, tadinya nama ini (Edhy Prabowo-red) saya dengar masuk akan jadi salah satu yang akan direshuffle. Terakhir kalau tak salah ada delapan nama yang saya dengar informasinya akan direshuffle,” tutur pria asal Sumatera Utara ini.

Namuan Ferdinand kembali menekankan bahwa kebenaran sesungguhnya hanya Presiden Jokowi sebagai pemegang otoritas yang mengetahuinya. Termasuk soal waktu reshuffle, sesuai informasi yang dia dapat memang dilakukan dalam waktu dekat, tetapi sekitar awal tahun. Bukan akhir 2020 ini.

“Ini informasi saya dengar-dengar ya, terlepas itu benar atau tidak, saya tidak mendahului Pak Jokowi. Itu adalah hak prerogatif beliau,” jawab Ferdinand yang juga direktur eksekutif Energy Watch Indonesia (EWI) ini.

Berdasarkan informasi yang dia dengar, selain Edhy Prabowo yang belakangan kena OTT KPK, ada nama Wishnutama Kusubandio yang menduduki jabatan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf).

“Ini saya dengar-dengar ya informasinya, Edhy Prabowo, ada Wishnutama, ada Terawan, ada menteri pendidikan, siapa? Nadiem. Terus siapa lagi kemarin, UMKM. Ya kira-kira itu,” pungkas Ferdinand yang lupa sejumlah nama lainnya. Nah, beberapa hari terakhir isu rehhuffle kembali menguat.

Sejumlah figur pun disebut-sebut bakal masuk dalam bursa calon menteri, seperti nama Budi Gunadi Sadikin. Budi Gunadi yang saat ini menjabat wakil menteri BUMN disebut menjadi kandidat terkuat sebagai pengganti Terawan dalam memimpin Kementerian Kesehatan. Ada pula nama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang dikabarkan bakal menjadi Menteri Sosial.

Risma disebut akan mengisi kekosongan kursi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang sebelumnya dipegang Juliari Batubara. Kemudian, ada nama Yahya Cholil Staquf, yang merupakan Katim Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU).

Yahya Cholil dikabarkan akan menggantikan Fachrul Razi sebagai Menteri Agama. Terakhir, ada nama Wahyu Sakti Trenggono yang kabarnya akan ditunjuk sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan. Wahyu yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan dikabarkan akan menggantikan Edhy Prabowo.(fat/jpnn)

Komentar

News Feed