oleh

PMI Bagikan Family Kit untuk Pengungsi Gempa di Sulbar

MAMUJU — Tidak lama setelah mendata, Palang Merah Indonesia (PMI) langsung menyalurkan bantuan khusus, family kit bagi korban gempa di pengungsian. Secara simbolik diserahkan Ketua PMI Sulbar, Enny Anggaraeni Anwar di area posko pengungsian Kantor Bupati Mamuju, Jumat.

Selain itu, PMI juga tengah menggarap persiapan pembangunan pengolahan instalasi air bersih yang bisa langsung diminum. Titiknya di daerah Korongana, Mamuju. Penyulingan ini bisa sampai 14 ribu liter dalam sehari. Ditopang 9 tangki PMI yang dalam beberapa hari ini sudah beroperasi melayani posko-posko pengungsian.

PMI Bagikan Family Kit untuk Pengungsi Gempa di Sulbar

“Insyallah itu cukup nantinya, sehingga kita tidak mengantre lagi di PDAM. Jadi, ssambil menunggu, kita salurkan air bersih melalui tangki-tangki PMI ke sejumlah posko yang masih kekuarangan air bersih,” jelas Enny.

Ketua PMI Sulbar juga menyinggung perlunya fasilitas MCK di pengungsian. Termasuk di kawasan kantor bupati Mamuju. Disini, beberapa tenda pengungsi membangun MCK darurat berbekal terpal seadanya, tanpa saluran pembuangan memadai. “Mungkin bisa segera disiapkan yang portabel. Kita sudah koordinasikan,” sebut Enny.

“Jelasnya, kamis selalu siaga, harus siap apapun masalah yang dihadapi,” imbuh Wagub Sulbar ini, menirukan pesan Ketum PMI.

PMI Bagikan Family Kit untuk Pengungsi Gempa di Sulbar
WAKIL Gubernur yang juga Ketua PMI Sulbar, Hj. Enny Anggraeni Anwar bagikan Family Kit untuk pengungsi, (22/01/2021).

Dia menambahkan, pemulihan paska bencana oleh PMI bisa memakan waktu sampai setahun. Sebab menyangkut banyak hal. Diantaranya, assesment kebutuhan korban, munculnya berbagai penyakit, fasilitas air bersih dan sanitasi lingkungan yang kurang baik, rehabilitasi, juga trauma kejiwaan.

“Bukan cuman kita yang bekerja, ada dukungan dari pusat dan bahkan internasional. Alhamdulillah, solidaritas PMI sangat kuat. Banyak mengirim logistik, relawan, dana operasional juga dengan dokternya,” tutup Enny, usai menyapa anak-anak di pengungsian. (rul)

Komentar

News Feed