oleh

Eratkan Silaturahmi Dan Mengasa Kinerja

PARA pejabat Pemprov Sulbar sedang duduk bersilah di Lapangan Tennis LPMP Sulbar, mereka terbagi dalam beberapa kelompok dan akan melawan satu sama lain dalam sebuah games.

Laporan Imran Jafar, Mamuju

Pemprov Sulbar mengemas agenda Pertemuan Akhir Tahun. Dilaksanakan di LPMP Sulbar Kabupaten Majene, Sabtu 18 Desember,

Sebenarnya pertemuan itu dalam rangka melakukan rapat pimpinan untuk membahas capaian RPMJD 2017-2022, tentu itu bukan hal sepeleh sebab menjadi forum untuk membahas langkah-langkah strategis menuntaskan janji pemerintahan Maju-Malaqbiq.

Untuk memasuki acara inti tersebut tak meluluh dengan suasana tegang, karenanya diperlukan outbound, sebagai pendekatan unik dan efektif dalam pembelajaran perilaku kepemimpinan dan manajemen. Itulah menjadi visi diadakannya games tersebut.

Uniknya, saat berlangsungnya Outbond, tak ada jabatan yang ditonjolkan dalam setiap tim, Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar, Sekprov Sulbar Muhammad Idris, Ketua TP PKK Sulbar Andi Ruskati Ali Baal, dan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sulbar, Kartini Hanafi Idris statusnya setara dengan ASN lainnya dan mereka melebur ke dalam satu tim.

Adapun games yang dimainkan adalah menyusun balok menggunakan tali, balik itu sendiri berada dalam garis persegi yang menjadi batas bagi setiap tim. Berlangsungnya games telah berhasil membentuk karakter sebuah tim, mencerminkan kerjasama dan kekompakan, bercampur suasana riang antar ASN.

Jika diibaratkan dalam sebuah organisasi, balok itu sendiri seperti sebuah visi pembangunan, sementara tali menjadi instrumen dalam menjalankan pembangunan, barangkali termasuk juga APBD. Dan garis itu sendiri adalah regulasi sebagai rambu-rambu bagi ASN dalam menjalankan roda pemerintahan pemerintahan..

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar yang tergabung dalam tim telah berhasil meraih juara II, Sementara peraih juara I adalah tim yang diketuai oleh Ketua TP.PKK Sulbar Andi Ruskati Ali Baal.

Ali Baal pun merasa puas dengan pencapaian itu, menurutnya games itu sangat efektif mengasa kinerja ASN. Kata dia, diperlukan ketenangan sebuah permainan, begitupun dalam menjalankan pemerintahan.

Sekprov Sulbar Muhammad Idris pun mengaku sengaja menghadirkan Outbond tersebut sebagai upaya membangkitkan semangat kebersamaan Pemprov Sulbar. Khususnya empat unsur pemerintahan.

“Saya apresiasi, saya ikut terlibat bermain dan larut dengan grup, ada semangat tersendiri,” ungkapnya.

Hal terpenting yang dipetik dalam permainan itu, kata Idris, adalah bagaimana bekerja kolaboratif, saling menutupi kelemahan anggota tim, serta pentingnya satu komando agar terjadi keselarasan informasi, sebagai tema Pertemuan Akhir Tahun tersebut ; Mengokohkan Kerja Kolaboratif Untuk Sulbar Maju Malaqbiq. (imr)

Komentar

News Feed