oleh

Enam Desa dapat Pendampingan Khusus

-Mamasa-1.384 views

MAMASA – Ada enam desa di Kabupaten Mamasa mendapat pendampingan khusus dalam penggunaan dana desa. Ini karena keenam desa tersebut dikuatirkan menyalahi prosedur penggunaan dana desa. Sehingga perlu pendampingan khusus agar keenam desa ini tak terjerat hukum. Apalagi belum lama ini Bupati Mamasa membuat keputusan menonaktifkan salah satu kepala desa (Kades) gara gara menyelewengkan dana desa. Kepala desa yang dinonaktifkan itu yakni Kades Salurindu Kecamatan Buntu Malangka Rahmat.

Tetapi, Bupati Mamasa Ramlan Badawi enggan menyebutkan nama desa yang mendapat pendampingan khusus. Hanya saja salah satu desa tersebut Desa Salurindu Kecamatan Buntu Malangka.

Ramlan Badawi menyebutkan ada enam desa yang masuk dalam proses pemeriksaan Inspektorat Mamasa. “Pendampingan ini disebabkan salahnya penafsiran akan dana desa,” ujar Ramlan Badawi.

Lanjut Bupati dua periode ini, berharap kades harus bekerjasama dengan semua stekholder di desa. “Jangan lagi ada, dibilang tidak cocok dengan aparat desanya,” tegas Ramlan.

Sehingga desa sangat diharapkan agar transparan dalam hal penggunaan dana desa. “Sehingga tidak ada riak-riak di desa tersebut,” tambahnya.

Ia juga menekan agar para kades saat terpilih jangan semena-mena dalam hal pergantian aparat desa.
“Jadi harus dibina baik-baik dulu, nanti kalau tidak bisa baru diganti,” ujarnya.

Terpisah Wakil Bupati Mamasa Martinus Tiranda meminta agar Inspektorat Mamasa dapat mendampingi para kades dalam hal proses pencairan. “Sehingga mereka juga tidak terjebak dalam kemudahan pencairan, karena bagaimanapun mereka adalah kades kita,” terang Martinus.

Adapun upaya dalam hal pembinaan para kades dari Pemkab tentu diserahkan ke Inspektorat.

“Karena Inspektorat yang punya wewenang dalam hal pembinaan,” tambahnya.

Martinus juga menekankan jika meskipun adanya pendampingan dan juga dapat melakukan pengembalian. “Tapi jangan juga kepala desa bilang dana desa dapat dikembalikan jika ada temuan.
Kami bakal melakukan pengawasan yang lebih mengedepankan pembinaan kedepan,” terang mantan Wakil Ketua DPRD Mamasa ini.

Martinus berharap semua desa dapat dilakukan pendampingan dan pembinaan. “Tapi saat ini fokus kepada enam desa yang kita lakukan proses pendampingan khusus. Namun kita akan bicarakan lebih lanjut dengan yang membidangi hal ini khususnya Inspektorat,” kuncinya. (r4/mkb)

Komentar

News Feed