oleh

Dugaan Penganiayaan di Lobi Hotel, Polisi Kantongi Indentitas Pelaku

MAMUJU – Sempat dilaporkan ke Polres Mamuju Tengah (Mateng), Sekretaris DPD II Partai Golkar Majene, Muhammad Irfan Syarif, dikeroyok belasan Orang Tidak Dikenal (OTD), di lobi Grand Maleo Hotel and Convention Mamuju, dinihari Minggu 19 Juli.

Syarif, menduga pengeroyokannya itu erat kaitannya dengan laporan tersebut.

“Saya dilaporkan atas status saya di sosial media. Diduga mencemarkan nama baik bupati Mateng,” kata Irfan, saat ditemui di Polresta Mamuju, Minggu 19 Juli.

Kasat Reskrim Polresta Mamuju, AKP Syamsuryansah, mengaku sudah mengantongi identitas pelaku. Hanya saja, ia belum mau membeberkan.

“Kami sudah lihat CCTV di hotel. Makanya kami ke sini (Mateng, red). Mudah-mudahan itu orangnya. Kalau memang dia saya jemput langsung,” beber AKP Syamsuriyansah, mengaku besada di Mateng, bersama tim, Senin 20 Juli.

Sejauh ini, lanjut AKP Syamsuriyansah, sudah memeriksa dua saksi. Yakni, kedua korban dan mengamankan rekaman CCTV hotel sebagai barang bukti.

“Kami akan membuat terang masalah ini. Kami sudah pastikan terjadi penganiayaan dan kami juga sudah anjurkan visum korban,” bebernya.

AKP Syamsuriyansah juga menegaskan bakal memanggil nama oknum yang disebutkan pelaku saat melakukan penganiayaan.

“Kalau mengarah ke sana kita pasti lakukan pemanggilan. Siapa saja semua sama di mata hukum. Yang penting ada keterangan keterlibatannya. Bisa saja orang melakukan penganiayaan menyebut nama siapa saja, kita tidak tahu motifnya. Apakah memang disuruh atau bagaimana segala macam,” pungkas AKP Syamsuriyansah.

Sebelumnya, Irfan menceritakan, sekira pukul 04.00 wita, ia bersama jurnalis TVRI Sulbar, Rahmat Tahir, pulang dari salah satu warkop di Mamuju.

“Saya sama Rahmat. Awalnya, saya duluan masuk hotel. Rahmat sedang parkir mobil. Saya tunggu Rahmat di lobi, di sana ada beberapa orang dan langsung memukul saya. Saat Rahmat masuk dia melihat saya dan langsung melindungi saya, makanya ia juga kena pukulan,” jelas Irfan.

Akibat pengeroyokan itu, alis kiri Irfan luka sobek dan berdarah. Sedangkan Rahmat mengalami luka memar di bagian punggung. Kedua korban telah menjalani visum di RSUD Mamuju. (m2/jsm)

Komentar

News Feed