oleh

Dugaan Korupsi Dana Desa Botteng, Kerugian Negara Capai Rp 270 Juta

MAMASA – Kasus dugaan penyalahgunaan Dana Desa (DD) Botteng Kecamatan Mehalaan Kabupaten Mamasa terus didalami. Bahkan penyidik Tindak Pidana (Tipikor) Satreskrim Polres Mamasa menemukan kerugian negara sebesar Rp270 juta. Dalam kasus ini diduga kuat melibatkan oknum Kades Botteng berinisial MT.

Kanit Tipikor Satreskrim Polres Mamasa, Ipda Gusti Muhammad Rifa Adabi mengatakan saat ini pihaknya telah meninjau langsung kegiatan di Desa Botteng.

“Kami bersama dengan Inspektorat Mamasa dan saksi ahli telah turun langsung ke lapangan. Kami menemukan dugaan indikasi kerugian negara sekira Rp270 juta,” terang Ipda Gusti Muhammad Rifa Adabi, Senin 9 Agustus.

Lanjutnya, indikasi kerugian negara disebabkan pembangunan perintisan jalan tahun 2020 dengan total pagu anggaran Rp405 juta.

“Dari situ ditemukan bahwa untuk penggunaan alat tidak full dibayarkan. Hanya sekitar Rp145 juta dibayarkan,” ujar Ipda Adabi.

Selain itu, Ia menjelaskan jika pada item pekerjaan juga ditemukan biaya harian orang kerja seharusnya dibayarkan sebesar Rp201 juta.

“Namun yang dibayarkan hanya lima jutaan. Serta ditemukan adanya kerugian pada item pekerjaan perintisan jalan. Kami juga temukan kerugian pada kegiatan pembangunan rehabilitasi Puskesmas Pembantu (Pustu). Kalau Pustu ada temuan kisaran 10 jutaan. Jadi totalnya sekira Rp270 juta termasuk gaji kader yang tidak full dibayarkan,” jelas alumni Akpol 2018 ini.

Ipda Adabi menambahkan saat ini Inspektorat Mamasa memberikan kesempatan Kepala Desa Botteng, MT untuk melakukan pengembalian kerugian negara.

“Waktu yang diberikan selama 60 hari terhitung 9 Juli 2021 hingga 9 Agustus 2021. Jika tidak dikembalikan dalam kurun waktu yang ditentukan, maka kasusnya kita lanjutkan sesuai ketentuan,” tambahnya. (zul/mkb)

Komentar

News Feed