oleh

DPRD Sulsel Setuju Pembangunan Twin Tower Makassar Dilanjutkan

MAKASSAR–Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendapat sorotan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan saat rapat terkait perubahan atas Perda nomor 1 tahun 2019 RPJMD Sulsel tahun 2018-2023 dan Nota keuangan serta ranperda tentang APBD tahun anggaran 2021, beberapa hari lalu.

Dalam pandangan yang disampaikan, beberapa fraksi menyoroti pembangunan gedung Twin Tower yang berlokasi di Kawasan Center Point of Indonesia (CPI).

DPRD Sulsel mempertanyakan soal kepemilikan lahan gedung pencakar langit itu, pembiayaan dan pengerjaan, status kepemilikan gedung, status hukum lahan serta dampak dari hadirnya gedung tersebut pasca pandemi.

Mendengar itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Abdul Hayat Gani mengatakan usai melakukan pertemuan dengan DPRD Sulsel, Senin 16 November, dirinya memberikan jawaban dari seluruh pertanyaan fraksi-fraksi tersebut.

Berdasarkan hasil rapat, Abdul Hayat Gani mengaku semua fraksi telah setuju dan sepakat untuk melanjutkan proses pembangunan Twin Tower. “Alhamdulillah cuma sedikit tadi yang perlu pembahasan ulang. Tadi hanya 3 fraksi yang minta dijelaskan khusus minta waktu mengenai twin tower,” ucapnya saat ditemui usai menggelar rapat paripurna.

Sementara Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah menjelaskan bahwa saat ini telah terbit SK Menteri Agraria dan Tata Ruang tentang pemberian hak pengelolaan atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang sedang ditindaklanjuti dengan penerbitan sertifikat hak pengelolaan/HPL di kantor BPN Makassar.

“Terkait sistem kerjasama dengan Perseroda Sulawesi Selatan yakni dalam bentuk Kerjasama Pemanfaatan sesuai Permendagri Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah,” tutup, mantan Bupati Bantaeng itu. (anti/fajar)

Komentar

News Feed