oleh

DPRD: Jangan Ada Posko Terlewatkan

MAMUJU – Tujuh hari paska gempa bumi Majene-Mamuju Magnitudo 6,2 masih banyak tenda-tenda pengungsian tidak mendapatkan jatah bantuan.

Karenanya, Ketua DPRD Sulbar, St. Suraidah Suhardi meminta Satgas Penanganan Gempa Sulbar turun ke lapangan, mengecek dan meastikan tidak ada posko yang terlewatkan.

“Saya beraharap kepada pemerintah provinsi yang diamanahi agar segera turun ke Lapangan pantau posko di masyarakat supaya bisa diantar langsung,” ujar Suraidah Sabtu 23 Januari.

Kata dia, di tengah kondisi saat ini, pejabat, meskipun juga terdmpak namun harus bergerak memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karenanya Legislator Partai Demokrat ini mengaku turut menyalurkan bantuan peduli kemanusiaan. Bantuan tersebut merupakan supplai dari organisasi mempercayakan kepadanya untuk melakukan penyaluran bantuan.

“Alhamudillah saya syukuri beberapa organisasi yang mengamanahkan langsung ke saya untuk mengantarkan langsung ke posko-posko pengungsian. Utamanya pelosok yang betul betul belum tersalur,” tuturnya.

Senada Wakil Ketua DPRD Sulbar, Abdul Halim, meminta Satgas tidak terlalu ribet dalam menyalurkan bantuan. “Jangan persoalan administrasi dibenturkan kepada mayarakat,” ungkapnya.

Halim pun bergerak bersama Fraksi PDIP DPRD Sulbar menyalurkan bantuan di beberapa titik yang jauh dari kota Mamuju. Menurutnya bantuan yang mengalir ke desa-desa masih sangat kurang.

“Banyak di antara mereka yang di luar kota mengungsi di pegunungan, itu harus diperhatikan,” ungkapnya. (imr/rul)

Komentar

News Feed