oleh

Dorong Platform Digital, BI Proyeksi Ekonomi Sulbar 2021 Tumbuh Positif

MAMUJU – Bank Indonesia (BI) Sulbar menggelar dialog secara virtual melalui kegiatan Sapa Media bersama sejumlah insan pers di Sulbar, Jumat 20 Agustus 2021.

Forum itu sebagai ruang silaturahmi antara pekerja media dengan BI Sulbar, sekaligus memperkenalkan Kepala BI Sulbar yang baru, yakni Hermanto menggantikan KPw BI Sulbar sebelumnya, Budi Sudaryono.

Sebelum mengemban tugas di Subar, Hermanto sendiri bertugas di bagian Departemen Statistik BI Pusat. Dengan posisi baru saat ini di Sulbar ia mengharapkan insan pers turut mendukung tugas-tugas KPw BI Sulbar dalam dalam mendorong ekonomi daerah.

Di awal perkenalannya, ia memaparkan situasi perekonomian daerah dibmasa pandemi. Dipaparkan pertumbuhan ekonomi Sulbar pada 2020 Sulbar mengalami konstraksi hingga minus 2,24 persen. Itu disebabkan tekanan pandemi Covid-19.

Di awal 2021 Sulbar diperhadapkan bencana gempa bumi belum lagi persoalan pandemi belu redah, sehingga wajar jika Semeseter I 2021 belum menunjukkan perkembangan. Namun ia memperoyeksikan semester II ekonomi Sulbar 2021 tumbuh positif.

Hal itu didasari atas progres vaksinasi Covid-19 yang terus berjalan, ditambah indikator sektor konstruksi sebagai upaya pembenahan pasca bencana gempa bumi. Namun ia pun mengingatkan persoalan inflasi harus tetap terjaga.

Untuk mendorong ekonomi daerah, Hermanto juga menyebutkan BI Sulbar memiliki misi mendorong digitalisasi. “Bagaimana membangun BI Digital, harapannya 2025 bank sentral semkin digital, termasuk didalamnya pengembagan QRIS,” terang Hermanto.

Karenanya, pihaknya pun telah merencanakan sejumlah program strategis yang dijalankan pada Semester III dan IV tahun ini, program tersebut bagain dari analisa BI melihat potensi Sulbar, utamanya sektor yang dapat digerakkan di tengah pandemi.

“Sektro Pertanian, termasuk perikanan kita target pengembangan ikan cakalang. Kemudian pariwisata, kita namakan panorama Subar. Lainnya adalah perdaganag dan industri pengolahan,” tandasnya. (imr)

Komentar

News Feed