oleh

Doni Monardo Sebut Masih Ada yang Merasa Tidak Bakal Kena Covid-19

JAKARTA–Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Satuan Tugas Penanganan Corona Virus Disease 2019 Doni Monardo mengatakan masih ada masyarakat di beberapa daerah yang tidak percaya dengan Covid-19.

Mantan Danjen Kopassus TNI AD itu menegaskan bahwa masih ada masyarakat yang percaya bahwa Covid-19 merupakan rekayasan dan konspirasi. Karena itu, kata Doni, dalam upaya mitigasi Covid-19, satgas melibatkan pakar di bidang sosiologi, antropologi, psikologi.

Tim itu nantinya akan menyasar daerah yang masih ada masyarakatnya tidak mempercayai Covid-19, untuk diberikan pencerahan dan mitigasi.

”Di daerah tertentu yang masih ada ketidakpercayaan tentang Covid-19, yang masih menganggap Covid-19 adalah rekayasa, masih menganggap Covid-19 ini konspirasi, kami akan upayakan untuk tim gabungan bisa menyasar daerah itu,” kata Doni saat rapat kerja dengan Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis 3 September.

Doni menambahkan berdasar data yang dikumpulkan beberapa bulan lalu terhadap lima provinsi, masih adanya masyarakat yang menganggap dirinya itu tidak mungkin kena Covid-19.

Doni menjelaskan, yang tertinggi adalah DKI Jakarta, kemudian Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Kalimantan Selatan. ”Yang tertinggi ternyata adalah di DKI Jakarta. Yang kedua adalah di Jawa Timur. Jadi, angka kasus DKI Jakarta dan Jawa Timur masih tinggi, mungkin data yang dikumpulkan tentunya mungkin sudah lumayan akurat,” kata Doni.

Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto sepakat dengan Doni Monardo bahwa kasus Covid-19 bukanlah halusinasi, maupun konspirasi.

Politikus PAN itu menegaskan bahwa Covid-19 adalah fakta. Karena itu, Yandri mengimbau jangan pernah menganggap remeh korona.

”Saya setuju dengan Pak Doni. Ini jangan dianggap remeh, bukan halusinasi, bukan sebuah konspirasi, ini fakta. Karena fakta, jangan dianggap enteng dan dianggap remeh,” kata Yandri yang memimpin rapat. (boy/jpnn)

Komentar

News Feed