oleh

Divonis Enam Bulan, Anggota DPRD Sulbar Banding

MAMUJU–Seorang legislator Sulbar terjerat politik uang. Haris Halim Sinring terbukti dalam kasus politik uang pada pemilihan legislatif, 17 Mei, lalu. Anggota DPRD Sulbar itu, divonis enam penjara, Selasa 25 Juni, oleh Pengadilan Negeri (PN) Mamuju.

Atas putusan majelis hakim PN Mamuju yang diketuai Hariyanto SH, Haris langsung menyatakan banding. ”Saya keberatan atas putusan majelis hakim. Apalagi dalam berkas tuntutan jaksa terdapat keganjalan,” jelas Haris, saat dimintai tanggapannya.

Caleg DPRD daerah pemilihan Mamuju Tengah (Sulbar VI) dinyatakan melanggar pasal 532 ayat 1 UU Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu. Dimana tim sukses terdakwa ada upaya menjanjikan atau memberikan imbalan kepada pemilih untuk memilih pasangan calon, memilih partai politik peserta pemilu tertentu, dan memilih calon anggota DPR/DPRD/DPD tertentu.

“Itukan ada dua BAP dari seorang saksi. BAP kedua menyatakan saya bagi-bagi sarung. Sementara ada BAP pertamanya itu tidak ada pernyataan bagi-bagi sarung. Baru ini kan saksinya bernama Kamaruddin, tidak tahu membaca. Kemudian pengakuannya pada saat diperiksa tidak di kantor Bawaslu,” tutur Haris.

Menurut Haris, pihaknya sudah menyiapkan permohonan banding untuk diajukan. “Besok (hari ini, red) kita sudah masukkan memori bandingnya,” jelas Haris via telpon.

Soal statusnya sebagai Anggota DPRD Sulbar dari Fraksi Gerindra, lanjut Haris, itu tidak menjadi masalah. “Ini tidak ada penahanan, jadi itu tidak masalah,” tandasnya. (imr)

Komentar

News Feed