oleh

Ditinggal Nilmaizar, Persela tanpa Pelatih Kepala di Piala Menpora

PERSELA Lamongan dipastikan tanpa pelatih kepala di Piala Menpora 2021. Sebab, Nilmaizar memilih pamit dari tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut.

Sejatinya, pelatih 50 tahun itu bakal dipertahankan. Pihak manajemen sudah melakukan negosiasi. Harapannya, Nil bisa memimpin Persela di Piala Menpora 2021.

Ditinggal Nilmaizar, Persela tanpa Pelatih Kepala di Piala Menpora

’’Kami sudah tawari coach Nil untuk tetap di Persela. Tapi, diterima atau tidak, kami serahkan ke masing-masing individu. Kami menghargai keputusannya,’’ kata Edy Yunan Achmadi, manajer Persela, kepada Jawa Pos.

Karena tidak ada deal, pihak manajemen hanya bisa pasrah. Apalagi, kontrak Nil bersama Persela juga habis sejak Desember 2020. ’’Kami tidak bisa menahan kepergian coach Nil. Tentu semua punya pertimbangan masing-masing, apalagi dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini,’’ kata Yunan.

Lalu, siapa pengganti Nil? Ada opsi menjadikan Didik Ludianto sebagai pelatih definitif. Saat ini Didik merupakan asisten pelatih. Tapi, pihak manajemen belum mau melangkah lebih jauh.

’’Sebelum ada pelatih kepala, kami serahkan tim kepada asisten pelatih (Didik Ludianto dan Ragil Sudirman),’’ ungkap pria yang maju sebagai anggota Komite Eksekutif Asprov PSSI Jatim itu.

Artinya, tim akan dipimpin Didik dan Ragil. Keduanya bisa saja memimpin tim di Piala Menpora 2021 jika manajemen belum menemukan pengganti Nil. Karena itu, Didik langsung bergerak cepat.

’’Pemain mulai dipanggil kembali. Kami akan kembali berlatih pada 1 Maret nanti,’’ kata Didik saat dihubungi Jawa Pos.

Bagi Didik, persiapan kurang dari satu bulan sangat tidak ideal. Meski begitu, dia ogah sambat. Bagi dia, digelarnya turnamen malah harus disyukuri.

’’Setidaknya sepak bola bisa hidup lagi. Kalau masalah ideal, jelas kurang ideal. Tapi, baik tim pelatih maupun pemain harus siap dengan kondisi apa pun,’’ tambah pelatih berlisensi A AFC itu.

Didik pun siap kalau harus memimpin tim di Piala Menpora. Toh, Didik juga sudah berpengalaman menjadi karteker. Dia pernah mengisi posisi pelatih Persela yang ditinggal Gomes de Oliveira pada musim 2013.

’’Sebagai pelatih, saya harus siap menjawab tantangan. Kami tidak boleh menyerah, harus berjuang dengan maksimal,’’ tegasnya. (jpg)

Komentar

News Feed