oleh

Disdikbud Sulbar Gelar Seminar Pendidikan Inklusi Bagi ABK

MAMUJU — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sulbar menggelar seminar pendidikan inklusi bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) pada sekolah reguler di Lantai 4 Kantor Gubernur Sulbar, Rabu 20 November 2019.

Kepala Disdikbud Sulbar Arifuddin mengatakan, tujuan pendidikan inklusi untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi peserta didik yang memiliki kelainan fisik, emosional, mental, sosial, potensi kecerdasan dan bakat istimewa dalam menyelenggarakan pendidikan yang menghargai keanekaragaman serta tidak diskriminatif.

“Kalau SLB sekolah untuk penyandang disabilitas sedangkan, sekolah inklusi adalah sekolah umum atau reguler yang menerima siswa penyandang disabilitas atau anak berkebutuhan khusus. Inilah perbedaannya,” ujarnya.

Arifuddin menambahkan, anak yang berhak mengikuti pendidikan inklusi yakni, tunanetra, tunarungu, tunawicara, tunagrahita, tunadaksa, tunalaras, sulit belajar, lamban belajar, autis, memiliki gangguan motorik, korban penyalahgunaan narkoba, tunaganda dan lainnya.

“Setiap pemerintah kabupaten atau kota diwajibkan memiliki paling sedikit satu sekolah dasar inklusi. Namun, sekolah yang bukan inklusi juga diperbolehkan menerima ABK,” ujarnya.

Undang Undang Dasar 1945 Pasal 32 Ayat 1 menegaskan, setiap warga berhak mendapatkan pendidikan. Selain itu, UUD 1945 Pasal 32 Ayat 2 menegaskan setiap anak wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya. Dan, Undang Undang Nomor 20 Tahun 2003 Pasal 5 Ayat 1 menegaskan setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan bermutu.

“Inilah yang menjadi dasar hadirnya pendidikan inklusi di Indonesia,” terangnya.

Arifuddin berharap, pemprov dan pemkab memberikan perhatian lebih terhadap pendidikan inklusi sebagai layanan pendidikan yang mengikutsertakan ABK belajar bersama anak normal. “Saat ini masih ada permasalahan terkait pendidikan inklusi di Sulbar. Tapi dengan bantuan semua pihak, kedepan permasalahan dapat diselesaikan,” ujarnya. (ian/rs)

Komentar

News Feed