oleh

Disdag Mamuju Temukan Timbangan Pedagang tak Layak

MAMUJU – Dinas Perdagangan (Disdag) Mamuju melakukan tera atau pengujian timbangan pedagang di Pasar Sentral Mamuju.

“Kami mendapatkan laporan warga di media sosial, perihal timbangan pedagang di Pasar Sentral Mamuju yang diduga tidak sesuai takaran,” ujar Kepala Disdag Mamuju, Oktovianus, Senin 6 September.

Olehnya, ia turun langsung memastikan kebenaran aduan dari masyarakat tersebut. Mereka bersama Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Metrologi Legal Disdag Mamuju.

Tera tersebur dilakukan pada timbangan pedagang ikan dan buah-buahan di Pasar Sentral Mamuju. Hasilnya, sejumlah timbangan dan literan milik pedagang ditemukan tidak layak pakai.

“Ada literan dan timbangan yang memang sudah rusak sehingga tidak sesuai takaran lagi,” beber Oktovianus.

Oktovianus menjelaskan, sebenarnya Disdag Mamuju telah menyiapkan timbangan digital di area pasar, yang diperuntukkanbagi pedagang ayam ptong. Namun, timbangan tersebut tidak pernah digunakan.

“Itu memang dalam petunjuk pasar modern, pedagang ayam seharusnya membersihkan ayam diluar area pasar sehingga kami sediakan timbangan agar pedagang bisa menjual ayam kiloan dengan timbangan yang pas. Tetapi, rupanya pedagang ayam tidak mau,” jelas Oktovianus.

Rencananya, kata dia, timbangan tersebut akan dipindahkan ke dalam Pasar Sentral Mamuju, agar bisa dimanfaatkan oleh pedagang lainnya.

“Tapi kendalanya didalam itu tidak ada aliran listrik, makanya kami berencana untuk membenahi listriknya dulu agar bisa kembali difungsikan ,” ungkapnya.

Kepala UPTD Metrologi Legal Disdag Mamuju Mardiana menambahkan, jenis timbangan yang di uji tera adalah timbangan pegas duduk dan takaran liter.

“Kami sudah sampaikan ke pedagang yang timbangan dan literannya rusak, untuk tidak lagi menggunakan alat tersebut, larenaamg sudah tidak layak pakai,” singkat Mardiana. (rzk/jsm)

Komentar

News Feed