oleh

Dinkes Majene Ingatkan Ancaman DBD

MAJENE – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Majene dr Rahmat Malik mengingatkan warga agar waspada terhadap ancaman penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Mengingat awal tahun 2020 sudah tiga warga terjangkit DBD. Kasus tersebut terserang di Kelurahan Totoli Kecamatan Banggae, Lingkungan Tulu Kecamatan Banggae Timur, dan wilayah Kecamatan Malunda. “Kita sudah lakukan pencegahan dengan upaya penyemprotan Fogging diwilayah yang terdeteksi DBD,” ucapnya, Sabtu (25/1/2020).

Namun, lanjut Rahmat, fogging atau pengasapan tak boleh diharapkan sepenuhnya. Cara itu hanya membunuh nyamuk dewasa, tapi jentik dalam genangan air masih hidup. Olehnya dibutuhkan dukungan masyarakat untuk memberantas jentik nyamuk melalui upaya 3M Plus.

Yakni dengan cara membersihkan lingkungan, serta menguras air di bak mandi, ember, atau tempat penampungan lain. Lalu menutup rapat tempat penampungan air seperti drum, kendi, dan semacamnya. Selanjutnya memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular DBD. “Jika ada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan, kita taburkan saja bubuk larvasida atau abate,” pesan Rahmat.

Ia juga mengingatkan agar warga tidak lupa menggunakan kelambu, atau obat anti nyamuk saat tidur. Kemudian memelihara ikan pemakan jentik, dan menanam tanaman pengusir nyamuk. Seperti serai wangi, lemon balm, catnip, daun selasih, bunga lavender, bawang putih, dan masih banyak jenis tanaman lain. “Cahaya dan ventelasi rumah juga harus diatur,” katanya.

Terlebih ketika menghadapi musim hujan seperti sekarang, masyarakat diharapkan semakin rutin membersihkan selokan. Terutama menguras tempat penampungan air yang bisa menjadi tempat jentik nyamuk aedes aegypti berkembang biak. Cara tersebut dinilai paling efektif untuk mencegah penyebaran DBD. “Jauh sebelumnya kami sudah mengingatkan warga untuk menerapkan 3M Plus ini. Diingatkan pula bahwa sesungguhnya mencegah itu lebih baik daripada mengobati,” tutup mantan Direktur RSUD Majene itu. (r2/kdr)

Komentar

News Feed