oleh

Di Kecamatan Aralle dan Tabulahan, 594 Rumah Rusak Akibat Gempa

MAMASA – Sebanyak 594 rumah warga di Kabupaten Mamasa yang rusak akibat imbas terjadinnya gempa 6,2 SR menguncang Majene dan Mamuju, Jumat 15 Januari lalu.

Ada empat kecamatan di Kabupaten Mamasa mengalami dampak gempa. Termasuk Kecamatan Aralle dan Tabulahan yang berbatasan dengan Ulumanda Majene serta Mamuju ikut terdampak terjadinya gempa tersebut.

Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamasa telah mendata rumah yang rusak di dua kecamatan yakni Aralle dan Tabulahan. Sebanyak 594 rumah warga yang mengalami kerusakan rumah. Kerusakan ini baik kategori rusak ringan, sedang dan berat.

Kepala Pelaksana BPBD Mamasa, Labora Tandipuang menjelaskan, pasca gempa yang mengguncang wilayah Sulbar, 15 Januari lalu. Pihaknya melakukan pendataan rumah warga yang terdampak.

“Berdasarkan perintah BNPB Pusat, kami melakukan pendataan terhadap rumah warga yang terdampak gempa,” terang Labora, Senin 8 Februari.

Lanjut Labora, dari 594 rumah warga yang rusak akibat gempa terdiri dari kategori rusak berat 56 rumah, rusak sedang 98 rumah dan rusak ringan 440 rumah.

Ia mengungkapkan, berdasarkan perintah Presiden Joko Widodo saat mengunjungi korban gempa di Mamuju berjanji akan membantu rumah warga yang terdampak gempa.
“Sehingga kita melakukan pendataan saja dulu, dengan harapan rumah warga yang terdampak akan mendapat bantuan perumahan, sesuai janji presiden,” terang Labora.

Mantan Staf Ahli Bupati Mamasa ini menjelaskan, sebagai upaya tanggap darurat pasca gempa, pihaknya telah menyalurkan bantuan makanan kepada warga yang terdampak gempa.

“Kami telah menyalurkan bantuan dari provinsi, untuk warga yang berdampak,” ujar Labora.

Sementara, saat ini pihaknya masih mendata dua kecamatan yang sempat pihaknya data. “Karena untuk kecamatan lainnya belum kita data, karena kita fokus ke yang terparah dulu,” terangnya.

Ia menambahkan, terkait data kerusakan rumah yang terdampak gempa, masih berpotensi mengalami perubahan.

“Karena data sementara ini hanya dari dua kecamatan selesai didata. Sementara dua kecamatan lainnya sementara pendataan,” tandasnya. (r4/mkb)

Komentar

News Feed