oleh

Dexamethasone Bukan untuk Covid-19

MAMUJU – Belakangan ini Dexamethasone sedang ramai diperbincangkan. Obat tersebut diduga ampuh mencegah Coronavirus Disease (Covid-19).

Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Mamuju, Netty Nurmuliawati mengatakan, obat tersebut memang dapat diberikan kepada pasien Covid-19. Namun khusus pasien yang tergolong kritis. Namun, Dexamethasone buka penangkal virus korona.

“Itu informasi yang menyesatkan. Pasien kalau masih ringan dan sedang, belum bisa diberikan Dexamethasone, karena bisa membahayakan,” kata Netty, saat dikonfirmasi, Senin 22 Juni.

Ia mengaku bakal memantau peredaran Dexamethasone. Belum ada rekomendasi obat-obatan tetap, bagi pasien Covid-19.

“Tidak bisa asal minum. Obat tersebut sama dengan obat lain yang termasuk daftar G biasa,” jelas Netty.

Salah satu anggota Tim Gugus Tugas Covid-19 Sulbar, dr Ikhwan menyebutkan, tidak semua pasien yang terjangkit Covid-19 akan diberikan Dexamethasone.

“Di RS Regional Sulbar sendiri belum menggunakan. Karena, sampai saat ini belum ada pasien yang membutuhkan obat tersebut,” singkat dr Ikhwan. (m2/jsm)

Komentar

News Feed