oleh

Dewan Ajak Bupati Hingga Kades Galakkan Tanam Kedelai

POLEWALI — Pengembangan tanaman kedelai di provinsi ke 33 ini tidaklah sulit. Masih banyak lahan tidur yang bisa dimanfaatkan. Untuk itu, Wakil Ketua DPRD Sulbar Abdul Rahim mengajak pemerintah kabupaten hingga kepala desa agar menggalakkan penanaman kedelai.

“Saya melihat pengembangan kedelai bukan susah, secara struktur iklim wilayah kita sangat cocok. Kedelai tidak terlalu memilih tanah, terlebih lagi mayoritas wilayah kita posisinya sangat subur. Sehingga kita berharap seluruh jajaran pemerintahan desa hingga kabupaten agar menyosialisasikan ini. Perlu mengubah mindset bertani agar tidak monoton pada komoditas perkembunan itu-itu saja. Harus mampu munculkan varietas lain. Salah satunya kedelai,” tutur Rahim, Sabtu 9 Januari 2021.

Persoalan kebutuhan bibit, pengolahan, pupuk, termasuk pemasaran itu tak perlu dikhawatirkan. Pemprov bersama DPRD Sulbar bakal mendukung. Lagi pula, Sulbar mendapatkan dukungan dari pusat untuk menargetkan penanaman kedelai hingga 50.000 hektar. Dan itu didasari atas kebutuhan kedelai di Indonesia saat ini. Sehingga petani harus mampu menangkap peluang dan menjemput potensi tersebut.

“Kita harap terobosan gubernur melalui dinas yang terkait ini bisa berdampak langsung terhadap upaya kita meningkatkan pendapatan masyarakat kita,” ujar Rahim.

Menurut rahim dengan target 50.000 hektar itu tidak sulit untuk didapatkan di enam kabupaten. Sebab Sulbar sendiri masih memiliki banyak lahan tidur yang belum dimanfaatkan. Tinggal nanti bagaimana pemerintah mempersiapkan penyuluh melakukan pembinaan terhadap petani agar menjadi petani yang ulet dan terampil dalam pengembangan setiap komoditi perkebunan. (imr/ham)

Komentar

News Feed