oleh

Dermaga Karampuang Perlu Perbaikan

MAMUJU – Dermaga di objek wisata Pulau Karampuang rusak diterjang angin dan ombak. Terutama yang terletak di ujung dermaga, tempat kapal biasa bersandar.

Tak bisa digunakan sehingga kapal-kapal yang membawa wisatawan harus sandar di bagian tengah dermaga. Jika air laut sedang surut, kapal tak bisa sandar. Sebaiknya Pemkab Mamuju mencarikan solusi perbaikan dermaga yang sudah berusia belasan tahun itu.

Bupati Mamuju, Habsi Wahid mengatakan, walau anggaran perbaikan tidak tersedia pada APBD 2020, namun pemerintah pasti mencarikan solusi agar bisa dilakukan perbaikan.

“Kalau memperbaiki secara utuh, tentu perlu dibuat perencanaan khusus dan itu baru bisa dikerjakan tahun 2021,” kata Habsi, saat dikonfirmasi, Sabtu 15 Februari.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Mamuju, Usdi, belum memberikan komentar terkait rusaknya dermaga tersebut.

Menjadi urgen, lantaran, Pulau Karampuang menjadi tempat wisata favorit di Mamuju. Setiap akhir pekan sering dikunjungi wisatawan.

Baik dari Mamuju atau dari luar Mamuju. Jika tak ditangani cepat, hal tersebut dikhawatirkan menjadi gambaran buruk terhadap objek pariwisata di Mamuju.

“Saya harap, pemerintah bisa bergerak cepat, memperbaiki dermaga ini. Karena kita semua tahu, Karampuang menjadi objek wisata utama kalau di Mamuju,” ujar Adhan, salah seorang pengunjung, Sabtu 15 Februari.

Harapan serupa juga diungkapkan salah seorang pemilik kapal, Nasta.

Menurutnya, jika tak cepat diperbaiki kapal-kapal tujuan tempat wisata tersebut akan sulit bersandar. Terutama pada pagi dan siang hari ketika air laut surut. “Semoga saja cepat diperbaiki,” pungkasnya.(m2/jsm)

Komentar

News Feed