oleh

Demokrat Sulbar Bergerak Tolak KLB

MAMUJU – Kongres Luar Biasa (KLB) mengusik DPP Partai Demokrat di Jakarta. Di Sulbar, kader partai berlogo bintang mercy bergerak, mengawal kepemimpinan AHY.

Partai Demokrat bergejolak usai ditetapkannya Moeldoko sebagai ketua umum baru versi KLB Deli Serdang. Demokrat Sulbar menyikapi dengan menyatakan sikap, tidak pernah terlibat dalam agenda di Deli Serdang.

Senin 8 Maret 2021, beberapa pengurus dan kader Demokrat Sulbar menyerahkan pernyataan formal melalui Kementerian Hukum dan HAM dan Kepolisian Daerah.

Sekretaris DPD Demokrat Sulbar Abdul Wahab Abdi mengharapkan Kakanwil Kemenkum HAM meneruskan surat pernyataan tersebut ke pusat. “Jadi apabila ada kader maupun non kader hadir dalam KLB mengatasnamakan DPD Sulbar maka kami akan menuntut secara hukum,” ujar Wahab.

Ketua DPC Partai Demokrat Mamuju Sitti Suraidah Suhardi mendesak KemenkumHAM tidak mengeluarkan SK atas hasil KLB yang menurutnya ilegal.

“Tidak sesuai dengan AD/ART Kongres ke-V dan Undang-undang partai politik. Kami tegaskan agar Kemenkumham tidak bermain mata karena ini akan menciderai demokrasi di Indonesia,” harap Suraidah.

Jika pun ada perwakilan Demokrat Sulbar yang mengatasnamakan hadir di KLB itu, maka itu ada oknum, dan pihaknya sementara menelusuri siapa oknum dimaksud. Jika nantinya sudah ditemukan akan dihadapkan pada ranah hukum.

“Saya tegaskan lagi bahwa DPD, DPC Mamuju dan seluruh DPC se-Sulbar tidak ada kader yang terlibat dalam KLB dan kami tetap solid dengan AHY sebagai Ketua Umum yang sah secara hukum, dan AD/ART yang berlaku,” tegas Suraidah.

Ketua Bappilu DPD Partai Demokrat Sulbar Sukri Umar mengingatkan bahwa Demokrat Sulbar dapat mendatangkan massa lebih banyak lagi jika pernyataan dari Demokrat tidak mendapatkan ruang dan ditindaklanjuti oleh pihak Kemenkumham.

“Kami seluruh kader di Sulbar komitmen untuk solid terhadap kepemimpinan AHY dan menolak hasil KLB yang menetapkan Moeldoko,” tegas Anggota DPRD Sulbar ini.

Jumat 5 Maret lalu, bergulir musyawarah yang diklaim KLB Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara. Dalam acara ini, Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko terpilih menjadi ketua umum.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bereaksi. Menyatakan acara tersebut abal-abal. Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) langsung mengutuk KLB tersebut.

Terkait aspirasi kader Demokrat Sulbar, Kepala Kanwil Kemenkumham Sulbar, M. Anwar mangaku bakal meneruskannya ke Jakarta. “Kami sudah catat semuanya dan kami akan menerima secara tertulis, kami akan sampaikan ke pimpinan kami (Kemenkumham RI) tanpa mengurangi. Semoga piminan kami mengambil keputusan yang adil,” jelas Anwar. (imr/rul)

Komentar

News Feed