oleh

Demokrat Ingkari Komitmen, Aras Tammauni Mundur

TOPOYO–Meninggalkan Partai Demokrat bagi, Aras Tammauni, bukanlah hal enteng. Aras, mengaku tak pernah melupakan, keberadaannya sebagai Bupati Mamuju Tengah (Mateng), lewat kendaraan partai bintang mercy.

“Politik itu dinamis. Kemarin kita bersama, hari ini kita bisa berbeda. Dengan segalah pertimbangan, saya memilih meninggalkan Partai Demokrat,” tegas Aras, Rabu 25 September.

Namun, Aras tak menampik jika hengkangnya ia dari partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono itu, disebabkan oleh beberapa hal, termasuk penunjukan Ketua DPRD Sulbar.

Menurut Aras, sebelum pemilihan legislatif (Pileg), sudah ada komitmen bahwa Caleg peraih suara terbanyak memiliki hak atas kursi ketua DPRD Sulbar. Namun faktanya tak demikian. Amalia yang merupakan peraih suara terbanyak, justru terdepak dari kursi ketua DPRD Sulbar priode 2019-2024. “Dan ini sangat saya sayangkan, sehingga berbuah keputusan ini (mundur, red),” tegas Aras.

Menurut Aras, penentuan Ketua DPRD berdasarkan suara terbanyak, sudah diatur dalam petunjuk pelaksanaan (Jutlak) Partai Demokrat. Jadi bukan soal siapa itu Amalia, tapi soal komitmen internal partai yang menurutnya tidak konsisten. “Semua itu diingkari, maka saya memilih mundur daripada bekerjasama dengan orang yang tidak bisa berkomintmen,” pungkas Aras. (anj/jsm)

Komentar

News Feed