oleh

Datangi DPRD Pasangkayu, Warga Pertanyakan HGU PT Letawa

PASANGKAYU – Puluhan warga dari Kecamatan Tikke Raya, mendatangi gedung DPRD Pasangkayu, Selasa 16 Februari 2021.

Kedatangan warga Desa Lariang dan Desa Jengen Raya itu dalam rangka mengadukan hal terkait Hak Gunas Usaha (HGU) milik PT. Letawa.

Datangi DPRD Pasangkayu, Warga Pertanyakan HGU PT Letawa

Salah seorang perwakilan warga, Sahir menyampaikan ada indikasi HGU PT. Letawa telah mencaplok sebagian besar lahan perkampungan miliki warga Desa Lariang dan Desa Jengen Raya. Ia meminta DPRD Pasangkayu bisa segera menyelesaikan persoalan tersebut.

“Kami sangat was-was, karena lahan kebun dan perumahan kami katanya masuk HGU. Selain itu, imbasnya kami dirugikan secara ekonomi, karena pihak bank menolak agunan sertipikat dari kami. Kemudian pihak BPN juga enggan melakukan program PTSL (pendaftaran tanah sistematis lengkap, red) disana. Kami sudah sering mengadukan persoalan ini tapi belum ada penyelesaian,” keluhnya.

Wakil Ketua DPRD Pasangkayu Arwi yang memimpin jalanya rapat dengar pendapat (RDP) itu, mengaku akan segera mengambil pihak BPN Pasangkayu guna mengklarifikasi terjadinya tumpang tindih sertipikat masyarakat dengan sertipikat HGU.

“Ini kok bisa ada tumpang tindih, padahal hanya satu lembaga yang keluarkan sertipikat. Makanya kami akan panggil BPN untuk klarifikasi,” ujar politisi Gerindra itu. (has/ham)

Komentar

News Feed