oleh

Dapat DAK Afirmasi, karena Polman Masih Daerah Tertinggal

POLEWALI MANDAR–Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar mendapatkan bantuan DAK (Dana Alokasi Khusus) tahun 2019 ini sebesar Rp241 miliar lebih. Bantuan ini terbagi atas tiga DAK, yaitu DAK penugasan, reguler dan afirmasi dari dua bidang.

Rincian bantuan DAK terdiri dari dua bidang, yaitu bidang pendidikan dan bidang kesehatan. Dak Pendidikan juga terbagi dua jenis, yaitu DAK reguler Rp 63 miliar, dan DAK afirmasi Rp 5,8 miliar. Sedang, bidang kesehatan terdiri dari tiga jenis, yaitu DAK reguler Rp 34 miliar, DAK penugasan Rp 53 miliar, dan DAK afirmasi Rp 5,8 miliar.

Kepala Bidang Perencanaan dan Pengendalian Program Balitbangren, Pemkab Polman, Andi Himawan Jasin menjelaskan, DAK reguler semua kabupaten kota mendapatkan. Ini dikarenakan untuk pemenuhan hak dasar. Seperti pelayanan minimal yang terdapat sebelas bidang salah satunya bidang jalan.

Sedang DAK afirmasi tidak semua kabupaten kota dapat. DAK afirmasi hanya diperuntukkan bagi daerah tertinggal, transmigrasi, dan terisolisasi. “Polman bisa mendapat DAK afirmasi karena masih dalam kategori daerah tertinggal, dan memiliki kawasan transmigrasi,” ujar Himawan Jasin.

DAK penugasan untuk percepatan pencapaian prioritas regional. Juga tidak semua daerah mendapatkan alokasi anggaran ini. Seperti contoh daerah yang memiliki potensi wisata. “Kalau kita mengusulkan anggaran itu sampai triliunan hanya biasanya yang turun sekitar dua ratusan miliar lebih,” beber Himawan.

Ditemui terpisah, Kepala Badan Keuangan, Pemkab Polman, Mukim Tohir mengatakan, jika terjadi sedikit masalah dalam pengelolaan DAK maka dapat berdampak pada sanksi seperti tidak lagi mendapatkan tahun berikutnya. (arf)

Komentar

News Feed