oleh

Dana Perjalanan Dinas ASN Kian Memikat

MAMUJU — Uang saku perjalanan dinas Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2021, bisa mencapai Rp 410.000 per hari. Nilai tersebut diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 33 Tahun 2020 tentang standar harga satuan regional.

Hal-hal yang diatur seperti honorarium, perjalanan dinas, paket kegiatan rapat atau pertemuan di luar kantor hingga pengadaan kendaraan dinas dan biaya pemeliharaannya. Khusus biaya perjanan dinas ASN, rinciannya: Rp 140.000 untuk kegiatan diklat, Rp 160.000 untuk perjalanan dinas dalam kota lebih dari delapan jam dan Rp 410.000 perjalanan luar kota per hari.

Dana Perjalanan Dinas ASN Kian Memikat

Dalam Perpres tersebut uang saku harian perjalanan dinas ASN disamaratakan. Artinya, ASN biasa dan pejabat berpangkat eselon akan menerima uang saku yang sama.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Mamuju, Budianto Muin mengatakan, selain uang saku, juga diatur uang representasi perjalanan dinas. “Untuk pejabat tertentu selain uang harian, diberikan juga representasi. Biasanya untuk eselon dua atau setara ke atas,” kata Budianto, Minggu 3 Januari 2021.

Menurutnya, uang representasi perjalanan dinas diberikan sebagai pengganti atas pengeluaran tambahan pejabat negara, pejabat daerah, pejabat eselon satu dan pejabat eselon dua dalam rangka perjalanan dinas. Seperti biaya tips porter dan tips pengemudi.

“Pejabat negara atau daerah Rp 250.000 untuk luar kota dan Rp 125.000 untuk dalam kota lebih dari delapan jam. Eselon satu Rp 200.000 luar kota dan Rp 100.000 dalam kota. Eselon dua Rp 150.000 dan Rp 75.000 dalam kota,” urai Budianto.

Selain uang saku dan representasi perjalanan dinas, biaya penginapan perjalanan dinas juga diatur. Untuk Sulbar, biaya penginapan kepala daerah, ketua DPRD dan eselon satu sekira Rp 4 juta. Anggota DPRD dan eselon dua sekira Rp 2,5 juta. Eselon tiga sekira Rp 1 juta dan eselon empat, golongan satu dan dua Rp 700.000. (ade/jsm)

Komentar

News Feed