oleh

DAK tak Boleh Direfocusing

MAMASA – Pengunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) tak boleh direfocusing untuk penanganan Covid-19. Hal ini sesuai petunjuk dari pemerintah pusat, karena DAK sudah diatur peruntukannya.

Hal ini diungkapkan Bupati Mamasa, Ramlan Badawi menanggapi usulan Wakil Ketua DPRD Mamasa, David Bambalayuk yang tak menyetujui Dana Alokasi Umum (DAU) direfocusing untuk penggunaan anggaran penanganan Covid-19.

Menurut Ramlan Badawi, DAK tidak lagi dapat digangu gugat. Pemerintah daerah hanya bisa merefocusing DAU. “Karena memang DAU, itu pemerintah daerah yang atur,” terang Ramlan Badawi ditemui, Senin 15 Februari.

Lanjut Ramlan, berbeda dengan DAK yang diatur oleh pemerintah pusat. “Sehingga, sudah tidak bisa lagi diganggu karena peruntukannya sudah jelas,” ujar Ramlan.

Selain itu kata Ramlan, surat edaran pula yang dikeluarkan Kementerian Dalam Negeri. Dimana pemerintah daerah melakukan refocusing anggaran DAU bukan DAK.

Ia mengaku dan itu sudah menjadi penegasan langsung oleh Kemendagri. “Jadi itu sudah harga mati, sehingga harus DAU yang akan direfocusing,” tegasnya.

Pemkab tidak lagi memiliki kewenangan untuk mengotak atik alokasi DAK. Karena sudah ada juknisnya, dan tinggal dilaksanakan.

Refocusing anggaran DAU tahun 2021 ini dilakukan berdasarkan hasil rapat virtual dengan Kementerian Dalam Negeri dalam mengatasi pandemi Covid-19 pekan lalu. (r4/mkb)

Komentar

News Feed