oleh

DAK dan Dana Desa Meningkat

MAJENE – Kepala Kantor Pelayanan Pembendaharaan Negara (KPPN) Majene Muhammad Sidkon menyebut, tahun ini anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik serta Dana Desa (DD) mengalami peningkatan.

Ia menjelaskan, tahun lalu total DAK Fisik sebanyak Rp120.567.162.000, tahun ini naik menjadi Rp147. 658. 980.000. Sementara Dana Desa dari Rp64.292.022.000, naik menjadi Rp65.858.008.000. “Jadi ada peningkatan,” ungkapnya.

Terkait kenaikan DD, kata Sidkon sesungguhnya tidak bisa dibanggakan. Itu menandakan jika desa di Majene belum ada kemandirian atau kemajuan. Penambahan dana desa tersebut seharusnya menjadi kekhawatiran. “Ini menandakan kalau di Majene belum ada desa mandiri,” ungkapnya.

Soal peningkatan DAK fisik, menurut Sidkon itu bergantung ketersediaan dana di pusat. Bukan karena faktor daerah itu maju atau tertinggal. Kenaikan DAK bisa juga bergantung kebutuhan pembangunan daerah yang bersangkutan.

Menyinggung penyaluran DAK 2019, kata Sidkon, sudah mencapai Rp99,9 persen. Nilai anggaran yang sudah tersalur Rp119.475.989.778, dari tatal anggaran Rp120.567.162.000. Sedangkan penyaluran Dana Desa sudah mencapai 100 persen dengan total anggaran Rp64.292.022.000. Dana tersebut telah disalurkan ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) melalui Rekening Kas Umum Negara (RKUN). “Jadi semuanya sudah kita salurkan,” ucapnya. (kdr)

Komentar

News Feed