oleh

CJH Mamuju Mulai Medical Check Up

MAMUJU – Calon Jamaah Haji (CJH) Mamuju yang bakal berangkat tahun ini, sudah mulai melakukan pemeriksaan kesehatan (medical check up), sejak Senin 20 Januari lalu.

Pemeriksaan kesehatan haji wajib dilakukan sesuai UU Nomor 8 Tahun 2019 Tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah serta Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 62 Tahun 2016 Tentang Penyelenggaraan Kesehatan Haji.

Pengelola Haji PKM Binanga, Mamuju, Hetty Yustikarini mengatakan, sejauh ini baru 135 CJH yang sudah mengambil surat pengantar di PKM Binanga untuk diperiksa kesehatannya di RSUD Mamuju. Kendalnya, karena kebanyakan CJH berasal dari luar Kota Mamuju.

“Setelah pemeriksaan kesehatan, maka dilakukan upaya pembinaan kesehatan. Tujuannya untuk meningkatkan kesehatan atau setidaknya mempertahankan status kesehatan CJH agar tetap memenuhi syarat istithaah (mampu, red) kesehatan sampai menjelang keberangkatan,” kata Hetty, saat ditemui di ruang kerjanya di PKM Binanga, Jumat 7 Februari.

Disinggung mengenai virus corona, Hetty mengaku, pemeriksaan kesehatan bagi CJH masih sama seperti yang dilakukan tahun sebelumnya. Hanya saja, tidak menutup kemungkinan bakal ada sosialisasi kepada CJH untuk lebih mengenali gejala virus corona.

“Kalau kami disini selalu tekankan ke calon jamaahnya agar tetap minum multivitamin atau vitamin untuk gaya tahan tubunya,” senut Hetty.

Menurut Hetty, CJH yang positif TBC tidak bakal bisa diberangkatkan. Adapun pemeriksaan kesehatan yang dilakukan. Antara lain cek darah, laju endap darah, asam urat, HDL Kolestrol, Ureum, Kreatinin, HBs Ag, GDP dan masih banyak lagi.

“CJH diwajibkan melakukan pemeriksaan kesehatan, mulai dari pemeriksaan kesehatan tahap satu, dua dan tiga,” pungkasnya. (mg2/ham)

Komentar

News Feed