oleh

Cegah Varian Omicron, Dinkes Sulbar Perkuat Vaksinasi

MAMUJU – Upaya pencegahan penularan virus korona atau Covid-19 di Sulbar, cukup menggembirakan. Grafiknya terus menurun. Bahkan kadang dalam sepekan hanya satu kasus yang ditemukan.

Meski begitu, semua pihak diharapkan tetap menjaga kewaspadaan dan tetap berdisiplin diri dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam berbagai aktivitas. Sebab hadirnya Covid-19 varian Omicron yang merebak di sejumlah negara, diharapkan menjadi alarm bagi semua kalangan.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulbar drg. Asran Masdy, sembari mengimbau masyarakat untuk tetap mengedepankan kedisiplinan dan kewaspadaan dalam menghadapi potensi munculnya varian Omicron jelang natal dan tahun baru (nataru).

“Masyarakat diminta tetap tetap waspada karena muncul varian baru yang bisa saja menyebabkan ledakan kasus. Dan itu sudah terjadi di beberapa negara. Tapi semoga saja tidak terjadi di Indonesia,” kata Asran, beberapa hari lalu.

Ia menjelaskan, meski Covid-19 varian Omicron belum terdeteksi di Indonesia, tapi kehadiran varian ini perlu menjadi perhatian bersama. Untuk itu, pelaksanaan prokes dan program vaksinasi harus terus digencarkan.
“Kita harus siap menghadapi itu, kita harus tetap terapkan protokol kesehatan. Kemudian lakukan vaksinasi,”ungkapnya.

drg Asran menambahkan, walau pun sejauh ini jumlah kasus Covid-19 masih terkendali di Sulbar, tetapi masih ada saja yang ditemukan orang yang terpapar Covid-19. “Kondisi ini harus menjadi perhatian bersama agar direspon dengan penguatan penerapan protokol kesehatan,” ujarnya.

Secara teknis, di lapangan tidak hanya pihak dinkes yang bergerak, tapi pihak Polri dan TNI serta stekholder lain juga memiliki peran penting dalam menyukseskan vaksinasi dan edukasi prokes.

Kerja-kerja tersebut, kata Asran, sudah sesuai dengan hasil rapat koordinasi Pemprov Sulbar dengan Polda Sulbar. “Saya berharap seluruh pihak tetap pada semangat kebersamaan dalam rangka menghadapi Covid-19,” ucapnya.

Mengenai target, drg Asran terus berupaya agar realisasi vaksinasi bisa menembus 70 persen hingga akhir bulan ini. Ia juga memastikan ketersediaan vaksin di Sulbar tercukupi. “Kita intens melakukan koordinasi ke pemerintah pusat, utamnya mengenai ketersediaan vaksin,” jelasnya.

Sebelumnya, Kapolda Sulbar Irjen Pol Eko Budi Sampurno menekankan jika pihaknya terus berupaya menggencarkan vaksinasi presisi dengan menggerakkan seluruh kekuatan yang dimiliki, utamnya dalam mencapai target 70 persen vaksinasi bagi masyarakat Sulbar.

Menurut Kabid Humas Polda Sulbar Kombes Pol Syamsu Ridwan, telah dilakukan rapat koordinasi bersama seluruh aparat dan Pemprov Sulbar menjelang Nataru. Itu sebagai langkah antisipasi terjadinya lonjakan kasus akibat kelalaian prokes. (ham)

Komentar

News Feed