oleh

Cegah Pernikahan Usia Dini, Libatkan Majelis Taklim

MAMUJU – Kelompok majelis taklim di Mamuju dan Kalukku mengikuti kegiatan training of trainer pencegahan pernikahan usia dini yang dilaksanakan oleh Yayasan Karampuang dan The United Nations Childern’s Find (UNICEF).

Direktur Eksekutif Yayasan Karampuang, Ijha Syahruni menyampaikan, majelis taklim merupakan salah satu organisasi yang aktif dan memiliki anggota banyak, sehingga dinilai efektif untuk dilibatkan dalam pencegahan pernikahan usia dini.

“Mereka memiliki pertemuan rutin, dan sebagian besar anggotanya adalah ibu-ibu yang memiliki anak,sehingga kami anggap sangat strategis dalam upaya mengkampanyekan pencegahan perkawinan anak,” kata Ijha saat dikonfirmasi Radar Sulbar, Senin 19 Oktober.

Ijha mengungkapkan, materi yang diterima oleh peserta antara lain tentang, hak anak, gender, kerentanan anak perempuan dan interpretasi islam dalam perkawinan anak.

“Intinya ini merupakan upaya untuk menekan angka pernikahan usia dini, dan kami harapkan usai menerima materi , para peserta bisa memanfaatkan ilmunya di lingkungan sekitar,” ujar Ijha.

Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kementrian Agama (Kemenag) Mamuju, Usman yang menjadi salah satu pemateri mengapresiasi kegiatan tersebut, menurutnya dengan melibatkan majelis taklim gerakan pencegahan perkawinan usia anak bisa lebih efektif dimasyarakat.

“Apalagi peserta majelis taklim yang didominasi ibu-ibu ini aktif berkomunikasi di masyarakat, jadi punya banyak ruang untuk menjadi perpanjangan tangan, menyebarkan informasi terkait pencegahan pernikahan usia dini,” singkat Usman. (m5/jsm)

Komentar

News Feed