oleh

Catin Boleh Akad di Rumah

-Mateng-1.991 views

TOPOYO – Saat awal pandemi Covid-19, pelayanan pernikahan warga pun ditiadakan.

Memasuki masa New Normal, pelayanan tersebut kembali dibuka. Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Mamuju Tengah (Mateng), bahkan kini memperbolehkan pelaksanaan akad nikah di luar balai Kantor Urusan Agama (KUA).

Kepala Seksi Haji dan Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Mateng Bunawal Ismail Daimun, menuturkan sesuai surat edaran Kementerian Agama RI terkait pelayanan nikah menuju masyarakat produktif aman covid-19, maka sudah bisa diperbolehkan menikah di gedung ataupun di rumah.

“Namun tetap mematuhi ketentuan, karena kondisi saat ini belum sepenuhnya terbebas dari wabah covid-19,” tutur Bunawal saat dikonfirmasi, Senin 15 Juni.

Ketentuan yang harus dipenuhi saat hendak melaksanakan akad nikah di balai KUA atau di rumah yaitu, peserta akad nikah hanya diperbolehkan 10 orang, meminimalisir melakukan kontak langsung dengan petugas KUA, menggunakan masker dan mengatur jarak minimal satu meter.

Kemudian untuk pelaksanaan nikah di gedung atau hotel, maksimal peserta akad nikah hanya 20 persen dari jumlah kapasitas ruangan, atau hanya dihadiri sebanyak 30 orang, tidak boleh lebih. Untuk ketentuan lainnya, sama dengan pelaksanaan akad nikah di rumah. “Silakan tetap melaksanakan akad nikah, namun protokol kesehatan jangan disepelekan,” tandas Bunawal.

Lanjut Bunawal, Kepala KUA atau penghulu diharapkan melakukan koordinasi kepada pihak keamanan setempat, seperti Polsek atau Polres sebelum melangsungkan akad nikah, agar tetap terkontrol mematuhi protokol kesehatan. Begitu juga dengan gugus tugas Covid-19, harus tetap melakukan koordinasi mengenai hal-hal teknisnya.

Ia juga menegaskan kepada setiap Kepala KUA, bertindak tegas jika ada calon pengantin (catin) yang tidak mengindahkan aturan protokol kesehatan atau melanggar. Agar tidak mengizinkan pelaksanaan akad nikah. Dengan menulis alasan keterangan yang bersangkutan atau catin tersebut. “Tentu selanjutnya akan ditindaklanjuti,” tambahnya.

Bunawal mengaku, akan melakukan mengantisipasi selama diberlakukan nikah dimasa New Normal ini, dengan melakukan monitoring langsung kepada KUA dan akan intens melakukam koordinasi via zoom, agar benar-benar memastikan diterapkannya protokol kesehatan tersebut. (m6/dir)

Komentar

News Feed