oleh

Capaian PAD Jauh di Bawah Target, Suraidah: Ini Dokumen Terburuk

MAMUJU – DPRD Sulbar akhirnya menyelesaikan evaluasi terhadap Laporan Pertanggungjawaban (LKPj) APBD Sulbar tahun 2020.

Rabu 28 April, Ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi menyerahan hasil evaluasi tersebut. Sekaligus menyampaikan rekomendasi DPRD Sulbar. Melalui Sidang Paripurna Penyerahan LKPj APBD 2020 di DPRD Sulbar.

Capaian PAD Jauh di Bawah Target, Suraidah: Ini Dokumen Terburuk

Suraidah pun menegaskan, LKPj APBD Sulbar tahun 2020 tersebut, tidak lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Hal itu menjadi catatan, bahwa masih banyak pelaksanaan program Pemprov Sulbar yang masih jauh dari harapan. Olehnya, perlu melakukan evaluasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Hal itu dilihat dari target beberapa jenis pendapatan yang mengalami kontraksi. Karenanya, politisi Partai Demokrat Sulbar ini berharap Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar lebih tegas terhadap memimpin OPD. Sehingga capaian program dapat lebih maksimal. Utamanya dalam pelaporan kinerja.

“LKPj APBD ini, merupakan dokumen terburuk selama provinsi ini ada. Disayangkan beberapa OPD yang tidak mampu mencapai target yang ditetapkan,” tegas Suraidah.

Diketahui, capaian target pendapatan APBD tahun 2020, dari pagu Rp 1,7 triliun hanya terealisasi Rp 1,6 triliun. Melihat realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di dalamnya sangat jauh dari target, yakni Rp 27,4 miliar dari target Rp 49,6 miliar.

Komentar

News Feed