oleh

Calon KPPS Pilkada Mamuju Jalani Rapid Tes

MAMUJU – Calon anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk Pilkada Mamuju 2020 rapid test. Hal itu sesuai persyaratan yang ditetapkan oleh KPU Mamuju.

Komisioner KPU Mamuju Ahmad Amran Nur mengatakan, kewajiban bagi calon KPPS untuk rapid test merupakan bentuk antisipasi penularan atau memutus mata rantai Covid-19, khususnya pada hari ‘H’ pemungutan suara pada 9 Desember 2020.

Calon KPPS Pilkada Mamuju Jalani Rapid Tes

KPPS yang bertugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) mesti dipastikan bebas dari virus korona.

“Kami tak ingin mengambil risiko. KPPS wajib rapid tes,t” tegas Amran, Rabu 18 November.

Segala biaya yang ditimbulkan dari pelaksanaan rapid test bagi calon KPPS, sepenuhnya ditanggung KPU Mamuju.

Kata Amran, bagi mereka yang reaktif atau positif, pihaknya memberi kesempatan untuk melakukan isolasi mandiri terlebih dahulu.

“Jadi tidak langsung kita ganti. Kami beri kesempatan untuk isolasi mandiri, nanti setelah itu baru dirapid lagi,” sambung Komisioner KPU Mamuju Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM itu.

KPU baru akan melakukan penggantian kepada calon KPPS jika yang bersangkutan menolak untuk menjalani rapid test.

“Nanti setelah pemungutan suara, KPPS akan kembali menjalani rapid test. Penting untuk memastikan proses pemungutan suara di TPS benar-benar steril,” pungkas Ahmad Amran Nur. (rls/ham)

Komentar

News Feed