oleh

Bupati Sebut Majene Masih Bergantung DAU

MAJENE – Bimbingan terkait penyusunan dan evaluasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Majene, akhirnya berakhir. Secara resmi ditutup oleh Bupati Majene Lukman, pada Selasa malam, lalu.

“Alhamdulillah semua telah mengikuti kegiatan ini secara baik dan tentunya kita punya harapan yang sama, membangun daerah kita sendiri,” urai Lukman dalam sambutannya.

Bupati Sebut Majene Masih Bergantung DAU

Ia optimistis banyak bekal dari pelaksanaan yang diikuti para perwakilan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se Majene.

“Saya titipkan Majene kepada semua yang hadir pada malam hari ini, daerah kita penuh dengan keterbatasan. Majene masih tergantung kepada DAU, karena kemampuan PAD masih sangat terbatas, namun kita jangan mau kalah dengan kabupaten lain yang mempunyai APBD dan PAD yang besar. Inilah yang dirasakan oleh teman-teman yang ada di Bapenda bagaimana caranya agar dapat meningkatkan PAD,” terang Lukman.

Bupati meminta kepada para peserta untuk tetap komitmen dan konsisten menghadirkan kinerja maksimal dalam mendukung Majene sebagai Kota Pelayanan Pendidikan di Sulbar.

“Kita harus punya andalan bahwa skill individu para penyelenggara pemerintahan Kabupaten Majene cukup unggul dan mumpuni, inilah yang harus menjadi andalan utama kita, dan ketika dalam LPPD ini kita dapat menorehkan prestasi dan ada hasil terbaik yang kita raih, maka tidak tertutup kemungkinan Majene bisa masuk sepuluh besar, dan bila itu tercapai maka Dana Insentif Daerah (DID) akan kita dapatkan juga,” jelas Lukman.

Bimbingan terkait LPPD ini merupakan bagian agenda daerah bersama pusat.
“Saya harapkan semua tetap semangat, karena para Perencana ini mempunyai beban dan tanggung jawab yang luar biasa, bahkan menjadi motor penggerak bagimana Majene kedepannya,” tegas bupati, menambahkan. (mab/rul)

Komentar

News Feed