oleh

Bukaka Grup Tuntaskan 14 Jembatan Poros Bonehau-Kalumpang

MAMUJU – Akses ke Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, kini semakin membaik. Berbagai kendala, utamanya infrastruktur jembatan, yang menghubungkan ke kecamatan tersebut sudah tertangani.

PT Bukaka Grup telah memenuhi janjinya beberapa tahun lalu, untuk membangun akses transportasi menuju Kecamatan Kalumpang. Saat ini, perusahaan milik HM Jusuf Kalla tersebut telah menuntaskan pembangunan 14 jembatan di ruas ruas Salubatu Kecamatan Bonehau hingga ke Karataun Kecamatan Kalumpang.

Berikut Pekerjaan Jembatan di Ruas Bonehau-Kalumpang Oleh PT Bukaka Group:

1. Jembatan Kalasissi (Titik Km 2.2)
2. Jembatan Pelosian I (Titik Km 6.4)
3. Jembatan Pelosian II (Titik Km 7,1)
4. Jembatan Pombalaan (Titik Km 14,6)
5. Jembatan Takkesanga (Titik Km 18)
6. Jembatan Salu Aho (Titik Km 18,3)
7. Jembatan Tamalea (Titik Km 19)
8. Jembatan Sarurru (Titik Km 22,7)
9. Jembatan Pulalle (Titik Km 25,8)
10. Jembatan Mao (Titik Km 30)
11. Jembatan Salu Mate (Titik Km 35,2)
12. Jembatan Takkasi (Titik Km 42,2)
13. Jembatan Betoon (Titik Km 50,0)
14. Jembatan Karataun (Titik Km 52,7)

Pembangunan Tambahan
Box Culvert dan Gorong-Gorong

Catatan:
– Pekerjaan dilaksanakan sejak tahun 2018
– Progress mencapai 100 persen

Sumber: Dinas PUPR Sulbar

Atas hal itu, Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar (ABM) segera mengagendakan kunjungan kerja dalam rangka peresmian jembatan di Kecamatan Kalumpang. Ini sebagai apresiasi sebab dibangunnya jembatan-jembatan itu dapat mendorong perekonomian, khususnya bagi warga Kecamatan Kalumpang. “Keberadaan jembatan dapat berkontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi Sulbar ke depan,”ucap Ali Baal, kemarin.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sulbar Muh. Aksan mengatakan, masih terdapat tambahan sekira lima jembatan lagi. Namun, pekerjaan kelima jembatan dimaksud belum tersentuh karena akses menuju lima titik jembatan belum diresmikan. Yakni Jembatan Karataun.

“Jembatan inilah (Jembatan Karataun) yang akan dikunjungi gubernur, sekaligus sebagai titik peresmian. Jembatan Karatau menjadi akses menuju lima titik jembatan yang nanti akan dibangun lagi,” tutur Aksan ditemui di ruang kerjanya, Selasa 7 Desember 2021.

Dijelaskan, pekerjaan jembatan itu sebagai bentuk dukungan untuk memperlancar akses Kecamatan Bonehau-Kalumpang, hingga tembus ke wilayah Seko yang merupakan titik batas dengan wilayah Sulawesi Selatan.
Masih kata Aksan, peran Pemprov Sulbar adalah mengintervensi bagian ruas jalan. Karenanya, pada pemantauan Jembatan Karataun itu, sekaligus melakukan peninjauan pekerjaan sejumlah ruas jalan yang akan dibiayaai pekerjaannya dari pinjaman dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Sekadar diketahui, PT Bukaka Grup berjanji membangun akses ke Kecamatan Kalumpang sebagai wujud keseriusan membuka konektivitas wilayah. Terlebih, di wilayah Seko direncanakan dilakukan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

Pada awal perencanaan, PLTA ini akan menggunakan sistem terowongan untuk mengalirkan air yang memutar turbin pembangkit listrik. Dengan sistem itu, maka PT Bukaka Grup tidak perlu lagi membangun dam atau bendungan dan menampung air dalam jumlah sangat besar.

Agar akses untuk memobilisasi kendaraan pengangkut alat berat terbuka, maka PT Bukaka Grup melakukan perbaikan dan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan. Sehingga, jika nantinya pekerjaan pembangunan PLTA berjalan maka kendaraan alat berat sudah dapat melalui rute tersebut.

Program Marasa

Kecamatan Kalumpang dan Bonehau Mamuju merupakan salah satu wilayah terpencil di ibu kota provinsi ke-33 Indonesia ini. Karenanya, intervensi lain yang akan dilakukan oleh Pemprov Sulbar bakal menyalurkan internet gratis di dua kecamatan itu.

“Dua internet gratis kita pasang di desa terpencil di kecamatan itu,” sebut Plt Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (DiskominfoPers) Sulbar Mustari Mula.

Dijelaskan, bantuan internet gratis merupakan bagian dari program Mandiri Cerdas dan Sehat (Marasa). Setiap tahunnya, Pemprov Sulbar mengintervensi desa terpencil. “Seperti sebelumnya, kita sudah salurkan ke Pulau Ambo dan Popoongan di Kecamatan Balabalakang. Ada juga di Kecamatan Pana Mamasa,” sebut Mustari Mula. (imr/dir)

Komentar

News Feed