oleh

Buat Postingan di Medsos, Seorang Warga Mamasa Diamankan Polisi

MAMASA — Gegara membuat postingan di media sosial (Medsos) yang dinilai menyebar hoax dan memprovokasi masyarakat. Seorang warga Desa Bala Batu Kecamatan Tanduk Kalua diringkus aparat Polres Mamasa, Senin sore 28 Desember.

Postingan di salah satu grup media sosial “Warkop to Mamasa” dianggap hoax dan memprovokasi masyarakat sehinga Asmedi dipolisikan.

Awalnya Asmedi memposting di media sosial lantaran salah satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia tersebut merupakan teman sekampungnya.

Pada akun media sosial miliknya, Asmedi kemudian menuliskan “Bagimana mungkin mereka mempermainkannya? To Ramban pun di vonis C19,” tulis Asmedi dalam postingannya yang disertai foto.

Kemudian, pelaku kembali membuat postingan lanjutan yang menyebut pakaian pasien yang digunakan selama dirawat, dibuang begitu saja di pinggir jalan oleh tim Satgas Covid-19 Mamasa. Bahkan, menyebut bahwa tim Satgas Covid-19 Mamasa hanya diam dan menanti aliran uang.

“Mana itu yg selalu cari pembenaran kalau kerjanya SATGAS C19 bagus, ini pasien divonis C19 dan dimakamkan pakai protokol C19 tapi pakaian yg di pakai selama dirawat dibuang saja di pinggir jalan. Mana tim Gugus Tugasnya Kab Mamasa harusnya mereka pekah terhadap persoalan ini jangan cuman duduk diam tunggu aliran duit,” tulis Asmedi dalam postingannya.

Kasat Reskrim Polres Mamasa, Iptu Dedi Yulianto menyebut berdasarkan postingan tersebut Tim Satgas kemudian mendatangi Desa Bala Batu untuk mengubur pakaian tersebut. Sekaligus menjelaskan bahwa pakaian tersebut tidak dibuang begitu saja, melainkan memang tertinggal.

“Namun, pelaku justru menghalang-halangi petugas untuk mengubur pakaian itu. Sehingga Tim Satgas kemudian memutuskan untuk kembali ke Posko Satgas sekaligus melaporkan kejadian itu ke Polres Mamasa,” jelas Iptu Dedi Yulianto.

Lanjut Iptu Dedi, postingan Asmedi adalah hoax. “Itu hoax. Tidak betul sengaja di Covidkan,” kata Dedi.

Ia menjelaskan, saat pihaknya tiba di tempat pelaku, Asmedi justru melakukan perlawanan kepada petugas.

“Sehingga dibawa ke Polres Mamasa untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” tambahnya.

Ia mengatakan saat ini pelaku diamankan di Polres Mamasa.

“Pelaku akan dijerat dengan dua pasal yaitu UU ITE dan UU melawan petugas pada saat melaksanakan tugas,” tambahnya. (zul/mkb)

Komentar

News Feed