oleh

BNN Sulbar Bekuk Delapan Tersangka, Buktinya 101 Gram Sabu

MAMUJU – Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulbar, menangkap delapan orang tersangka dalam dua kasus berbeda yang terjadi di Kabupaten Polman. Dari dua kasus itu, BNN mengumpulkan barang bukti sabu seberat 101 gram.

Kasus pertama BNN Sulbar menangkap dua orang tersangka di Desa Kurma, Kecamatan Mapilli, Polman, yakni IL Alias KIL (39) dan IR Alias IP (40). Pengungkapan bermula dari hasil penyelidikan BNN Sulbar dan BNN Polman. Tim gabungan kemudian melakukan pemantauan pada Rabu 19 Mei di Desa Kurma.

Kepala BNN Sulbar, Brigjen Pol Sumirat mengatakan, penangkapan terjadi pada 20 Mei, sekira pukul 06.00 wita terhadap IL yang merupakan residivis tindak pidana narkotika. Dari situ ditemukan tujuh saset sabu 0,5701 gram di dalam bungkus rokok yang disimpan di pohon nangka dekat rumah IL serta uang tunai Rp 11 juta yang diduga hasil dari transaksi barang haram tersebut.

“Saat dilakukan pendalaman, sabu itu merupakan sisa sabu yang sudah dijual kepada tersangka lain, IR Alias IP. Anggota pun melakukan pengejaran terhadap IR dan berhasil diamankan di depan Masjid Imam Lapeo Kecamatan Campalagian, Polman,” kata Brigjen Pol Sumirat, Senin 31 Mei 2021.

Dari keterangan IR didapat informasi bahwa sabu yang ia beli dari IL sudah dijual kembali kepada IRW Alias IW yang hingga saat ini masih buron. Dari tangan kedua tersangka juga disita tiga unit handphone dan satu mobil Agya Silver.

Untuk kasus kedua, Brigjen Pol Sumirat menambahkan, penangkapan dilakukan di Desa Paku Kecamatan Binuang, Polman dan di Desa Kariango Kecamatan Mattiro Bulu, Pinrang, pada Jumat 21 Mei, sekira pukul 20.00 wita. Kasus tersebut bermula dari informasi rencana masuknya sabu dari Pinrang menuju Polman. Ada enam orang yang dijadikan tersangka.

Komentar

News Feed