oleh

BMKG: Tidak Perlu Keluar Mamuju

MAMUJU – Ratusan penyintas korban gempa di Mamuju dan Majene yang tengah mengungsi diminta tetap tenang. Tidak mudah terpancing dengan informasi yang tidak diketahui sumbernya.

Hal tersebut dikatakan, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati saat berkunjung ke Mamuju, Minggu 17 Januari.

Dwikorita meminta agar warga terdampak gempa tidak perlu panik. Tidak mudah terpengaruh isu yang mengatakan kekuatan gempa susulan bisa mencapai 8,2 skala richter. Belum lagi, ada seruan untuk keluar dari Mamuju.

“Tidak pernah BMKG menyatakan seperti itu. Yang kami imbau jauhilah bangunan yang mudah runtuh, cari tempat aman, jauh dari runtuhan bangunan, lereng yang mudah longsor dan cukup jauh dari pantai,” kata Dwikorita kepada wartawan, Minggu 17 Januari.

Meski demikian, lanjutnya, warga tetap harus waspadai Gempa susulan. Namun, tidak sebesar 8,2 skala richter. Kurang lebih sebesar pada Jumat dinihari, kemarin.

“Itu saja, semoga tidak menambah kecemasan. Tidak perlu keluar Mamuju karena kami sekarang ada di sini. Insya Allah Tuhan melindungi kita,” pungkasnya (ajs)

Komentar

News Feed